JURNAL LOGIKA, Vol XIX No 1 April 2017 p-ISSN : 1978-2560 http://jurnal.unswagati.ac.id e-ISSN : 2442-5176 42 PENGARUH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI DI : PT. TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG CIREBON) Anna Suzana * Fakultas Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Email : anz.suzana@gmail.com / asuzana26@yahoo.co.id Abstrak Organizational citizenship behavior (OCB) memiliki peran dalam perspektif keefektifan penilaian kinerja karyawan,terutama dalam pengembangan perusahaan, bahwa semakin detail sebuah penilaian kinerja karyawan dalam suatu perusahaan maka semakin terkaitlah persoalan organizational citizen behavior (OCB) sebagai salahsatu alternatif penilaian kinerja karyawan pada perusahaan dengan system penilaian bersifat tidak formil untuk melibatkan karyawan merasa terlibat dalam keputusan perusahaan dengan memberikan kewajiban secara personal, karena standar Semakin professional sumber daya manusia yang pegang kendali atau karyawan yang mengawakinya , visi,misi serta tujuan perusahaan akan dapat tercapai secara efektif , efisien ,dan produktif,oleh karena itu diperlukan adanya upaya upaya terstruktur dan berkelanjutan dari suatu organisasi perusahaan,Mengantisipasi hilangnya orientasi pada kehidupan yang lebih bermakna, Sumber daya Manusia menggunakan nilai-nilai luhur sebagai penuntun kehidupan professional dan kinerja individual. beberapa fakta empiris menunjukkan bahwa organisasi yang mempunyai karyawan yang memiliki organizational citizen behavior OCB yang baik, akan memiliki kinerja yang lebih baik dari organisasi lain. Kata Kunci: organizational citizenship behavior (OCB), kinerja,Pengaruh organizational citizenship behavior (OCB) PENDAHULUAN Perkembangan dunia bisnis yang pesat serta persiapan menuju ekonomi global atau perjanjian atau kesepakatan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) mendorong para pelakunya untuk semakin kompetitif. Untuk dapat memenangkan kompetisi dalam dunia usaha diperlukan sumber daya manusia yang mumpuni, Perusahaan sangat membutuhkan karyawan dalam menjalankan kegiatannya agar perusahaan dapat mencapai target-target yang telah ditentukanPerubahan ekonomi, politik, sosial, dan teknologi dapat membawa pengaruh kuat pada organisasi atau perusahaan . Organisasi perlu membenahi diri untuk dapat bertahan dalam persaingan tersebut dan melakukan perubahan guna menuju organisasi yang lebih efektif. Perusahaan harus mampu mempertahankan kinerja organisasi secara keseluruhan, baik kinerja individu ataupun kelompok. Situasi yang semakin kompetitif ini juga mengakibatkan timbulnya persaingan yang semakin ketat pada perusahaan, sehingga menuntut perusahaan harus mempunyai SDM yang berkualitas