ISSN(Cetak) : 2620-6048 ISSN(Online) : 2686-6641 Regional Development Industry & Health Science, Technology and Art of Life 235 APLIKASI DALAM SIMULASI PENJUALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO Radiyan Rahim 1 , Raja Nasrul Fuad 2 1,2 Prodi Sistem Komputer, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan, Indonesia 1 r4diy4n@gmail.com , 2 rajanasrulfuad@dosen.pancabudi.ac.id ABSTRAK Simulasi dapat membantu menyelesaikan permasalahan sehari-hari seperti permasalahan yang ada pada toko grosir mardenis,dengan aplikasi simulasi dapat Memperkirakan jumlah penjualan merupakan hal yang sangat penting bagi pedagang grosiran. Apabila pihak toko dapat memprediksi jumlah penjualan, maka biaya pengadaan dan penyimpanan barang dapat diminimalkan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk memperkirakan jumlah penjualan adalah dengan menggunakan cara simulasi. Penelitian ini menggunakan metode Monte Carlo dalam mengelola data dan menganalisa persediaan barang atau menentukan jumlah barang yang akan terjual pada periode berikutnya di toko Mardenis dengan sampling dari proses bilangan acak (Additive Random Number). Pengolahan data menggunakan empat sample data berdasarkan data history. Kata kunci : Simulasi, Montecarlo, Aplikasi ABSTRACT Simulation can help solve everyday problems such as problems that exist in mardenis grocery stores, with simulation applications can estimate the number of sales is very important for wholesalers. If the store can predict the number of sales, then the cost of procurement and storage of goods can be minimized. One approach that can be taken to estimate the number of sales is to use a simulation method. This study uses the Monte Carlo method in managing data and analyzing inventory or determining the number of items to be sold in the next period at the Mardenis store by sampling from the random number process (Additive Random Number). Data processing uses four sample data based on history data Keyword: Simulation, Montecarlo, Application 1. PENDAHULUAN Banyak cara yang dapat dilakukan pelaku bisnis untuk membuat bisnis tersebut mendapatkan keuntungan atau profit. Penjualan berkaitan dengan keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yang diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Memprediksi jumlah penjualan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap pedagang grosiran. Apabila pedagang dapat memprediksi jumlah penjualan, maka biaya pengadaan dan penyimpanan barang dapat diminimalkan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk memperkirakan jumlah penjualan adalah dengan menggunakan cara simulasi. Simulasi Monte Carlo merupakan simulasi sampling berbasis komputer yang bekerja melakukan percobaan-percobaan yang berulang kali dari data yang telah ada. Sehingga dari percobaan berulang kali tersebut akan menghasilkan suatu pola yang diharapkan dapat digunakan untuk mengelola persediaan barang. Simulasi juga dapat diartikan sebagai implementasi dari sesuatu yang nyata kedalam mesin komputer, sehingga sistem komputer dapat menirukan dan menyerupai sesuatu yang nyata tersebut (Siti Hazanah Harahap dan Nurjayadi, 2016).1 Metode Monte Carlo menghendaki pengembangan simulasi secara sistematis dengan menggunakan Random Number. Metode ini cukup sederhana di dalam menguraikan atau menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk di dalam menggunakan program-programnya. Metode Monte Carlo dapat mengetahui jumlah rata-rata permintaan barang dan membantu menentukan jumlah persentasi penjualan produk di toko tersebut sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam membuat strategi untuk penjualan lebih efektif.