Aulia Brilliantina, Nurul Istiqomah. Strategi Pengembangan Industri berbasis Ubi Jalar Ungu dengan Metode SWOT dan ANP di Kabupaten Bondowoso Strategi Pengembangan Industri berbasis Ubi Jalar Ungu dengan Metode SWOT dan ANP di Kabupaten Bondowoso Industry Development Strategy Based on Purple Sweet Potato using SWOT and ANP in Bondowoso Regency Aulia Brilliantina #1 , Nurul Istiqomah #2 # Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember Jalan Mastrip PO BOX 164, Jember 1 aulia_b@polije.ac.id 2 nurulistiqomah@gmail.com Abstract Purple Sweet potato is one of the products that become the image of Bondowoso district. So, the existence of Purple Sweet potato is very supportive to the continuity industry based on Purple Sweet potato. The main purpose of this research is determining methods that can be used to select the industrial development strategies. One of the decision- making methods that can be used for the selection of industrial development strategies is the Analytic Network Process (ANP) method. In the formulation of strategies is also used SWOT analysis. Based on the research, a priority strategy is obtained, namely the ST strategy, namely developing clean purple sweet potato production, improving quality through good post-harvest, and making regulations for business partners KeywordsPurple Sweet Potato, ANP, SWOT, industry, strategy. I. PENDAHULUAN Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Timur yang memiliki potensi dalam pengembangan ubi jalar ungu. Jumlah produksi ubi jalar ungu di Kabupaten Bondowoso pada tahun 2019 mencapai 213,84 kuintal/ha [2]. Berdasarkan hal tersebut, maka komoditas ubi jalar ungu menjadi potensi bagi Kabupaten Bondowoso. Adanya potensi tersebut mendorong petani dan masyarakat di Kabupaten Bondowoso untuk mengolah ubi jalar lebih lanjut agar tercipta suatu nilai tambah untuk meningkatkan pendapatannya [7]. Selain itu hal ini dikarenakan ubi jalar ungu termasuk makana lokal yang sangat mudah rusak karena kandungan air yang sangat tinggi. Salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat digunakan untuk pemilihan strategi pengembangan industri adalah metode Analytic Network Process (ANP). ANP dapat digunakan untuk mengukur kompleksitas mega proyek berdasarkan faktor pendukung sehingga menjadi suatu acuan dalam mengelola mega proyek [15]. ANP merupakan alat yang mampu digunakan untuk menentukan urutan prioritas antara proyek-proyek yang telah terbukti menguntungkan secara ekonomi berdasarkan penundaan waktu eksekusi dan tingkat risiko proyek [3]. Pada penelitian sebelumnya metode ANP digunakan pada pendukung keputusan dalam menentukan strategi pengembangan agroindustri tape singkong di Kabupaten Bondowoso, dimana ANP dapat membantu pengampu kepentingan dalam mengambil keputusan dengan memberikan rangking pada alternatif [8]. Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah mendapatkan bobot kriteria dan subkriteria strategi pengembangan industri ubi jalar ungu di Kabupaten Bondowoso dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Hasil penelitian diharapkan dapat menjaga eksistensi dan ketersediaan ubi jalar ungu agar beberapa industri olahan berbasis ubi jalar ungu tetap dapat memenuhi permintaan konsumen di pasaran. Sehingga dengan dilakukannya analisis ini, nantinya dapat diperoleh atau dirumuskan langkah-langkah atau strategi yang perlu diambil untuk mendukung pengembangan industri berbasis ubi jalar ungu di Kabupaten Bondowoso. 13