45 IDENTIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN GONAD IKAN ENDEMIK BESENG- BESENG (Marosatherina ladigesi Ahl, 1936) SECARA MAKROSKOPIK DAN MIKROSKOPIK IDENTIFICATION OF LEVEL OF ENDEMIC GONAD FISH BESENG-BESENG (Marosatherina ladigesi Ahl, 1936) MACROSCOPIC AND MICROSCOPIC Diterima tanggal 30 September 2018 Disetujui tanggal 30 Oktober 2018 Kariyanti 1 , Sharifuddin Bin Andy Omar 2 , Joeharnani Tresnati 2 1) Program Studi Budidaya Perairan, Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Balik Diwa Makassar 2) Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Universitas Hasanuddin Makassar Email : kariyanti@stitek-balikdiwa.ac.id ABSTRAK Ikan beseng-beseng merupakan salah satu ikan hias endemik di Sulawesi Selatan dan termasuk dalam kelompok ikan pelangi Sulawesi (Celebes rainbowfishes). Ikan beseng-beseng sangat diminati dalam perdagangan ikan hias, terutama jenis jantan yang memiliki warna dan penampilan yang menarik . Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 - Maret 2014. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 12 kali dengan rentang selang waktu 2 minggu untuk setiap pengambilan sampel. Sampel ikan beseng-beseng yang digunakan berasal dari Sungai Pattunuang Asue dan Sungai Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Tingkat kematangan gonad ditentukan secara morfologis dan histologis. Untuk menentukan TKG secara morfologis menggunakan bantuan kamera Canon 550 dengan lensa fix 50 mm manual + extension tube. Contoh gonad yang dibuat menjadi preparat histologis merupakan gonad segar. Gonad dimasukkan ke dalam botol roll yang telah diisi alkohol 70% agar tidak rusak. Pembuatan preparat histologis dilakukan di Balai Besar Veteriner Maros. Penentuan TKG di analisis secara morfologi mengacu pada Andriani (2000) sedangkan TKG secara histologis dilakukan dengan mengamati TKG seluruh sampel ikan di laboratorium secara mikrokopis. TKG I betina secara makroskopik ditandai dengan ukuran gonad yang masih terlalu kecil, terdapat selaput berwarna hitam, belum terlihat jelas butiran-butiran telur secara kasat mata. TKG II termasuk perkembangan awal, permukaan berwarna hitam, gonad masih berwarna putih dan sudah terlihat butiran-butiran telur yang berukuran kecil. Untuk TKG III permukaan berwarna hitam, butiran – butiran telur terlihat lebih besar, berwarna kuning. Sedangkan pada TKG IV merupakan tahap gonad perkembangan akhir, pada ikan betina dengan TKG IV di dalam ovarinya ditemukan beberapa kelompok telur yang masih kecil dan telur yang sudah berkembang (berwarna kuning bening). Pada TKG V sebagian besar telur sudah dalam kondisi sangat berkembang (kuning bening) meskipun masih ditemukan juga telur yang masih kecil. Kata kunci : Tingkat Kematangan Gonad, Ikan Beseng-beseng, Marosatherina ladigesi ABSTRACT Beseng-beseng fish is one of the endemic ornamental fish in South Sulawesi and is included in the Sulawesi rainbow fish group (Celebes rainbowfishes). Beseng-beseng fish are very popular in the trade of ornamental fish, especially the male species that have attractive colors and appearance. This research was conducted in October 2013 - March 2014. Sampling was carried out 12 times with an interval of 2 weeks for each sampling. Samples of beseng-beseng fish used came from the Pattunuang Asue River