149 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA EFEKTIF DAN MENULIS KREATIF PADA SISWA SMA DI JAKARTA Nur Indah Sari 1 , Eka Septiani 2 1,2 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Indraprasta PGRI Email: indahleychee@gmail.com , ekaseptiani87@yahoo.co.id Abstract: This community service aims to provide counseling on solution to develop students language skills. The language skills must be development from an early age. Throught this activity, students can practice cognitive, affective, and psycomotorik development. Lack of interest in reading students so that it affects writing productivity can be said to be very less. This activity is very well done in the environment. It also can broaden students' insights, another benefit that can be taken in this activity is that it can improve their language skill. These effective reading and creative writing activities involve school-age students at Cawang Baru 1 High School. In this counseling and community service program, it will focus on training activities in effective reading and creative writing. By giving direction and socialization, it is hoped that (1) students will increase understanding in receiving information, (2) will foster students' confidence in conveying the information they can, (3) improve their language skills in a bigger forum, (4 ) gave birth to a creative generation in producing works through language. This community service program is also expected to be able to contribute in efforts to develop students' language skills as a future generation Keyword: effective reading and creative writing skills Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan bagaimana solusi mengembangkan keterampilan peserta didik dalam berbahasa. Keterampilan berbahasa harus dikembangkan sejak dini. Melalui kegiatan ini peserta didik dapat melatih perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kurangnya minat membaca peserta didik sehingga memengaruhi produktivitas menulis dapat dikatakan sangat kurang. Kegiatan ini sangat baik dilakukan di lingkungan tersebut. Selain itu juga dapat menambah wawasan peserta didik, manfaat lain yang bisa diambil dalam kegiatan ini yaitu dapat meningkatkan keterampilan berbahasa mereka. Kegiatan membaca efektif dan menulis kreatif ini melibatkan peserta didik usia sekolah yang dilakukan di SMA 1 Cawang Baru. Pada program penyuluhan dan pengabdian masyarakat ini, akan berfokus pada kegiatan pelatihan membaca efektif dan menulis kreatif. Dengan diberikan pengarahan dan sosialisasi, diharapkan (1) akan meningkatkan pemahaman peserta didik dalam menerima informasi, (2) akan menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik untuk menyampaikan informasi yang mereka dapat, (3) meningkatkan keterampilan berbahasa merekadi forum yang lebih besar, (4) melahirkan generasi yang kreatif dalam menghasilkan karya melalui bahasa. Program pengabdian masyarakat ini juga diharapkan mampu memberi kontribusi dalam upaya pengembangan keterampilan berbahasa peserta didik sebagai generasi di masa depan. Kata kunci: kemampuan membaca efektif dan menulis kreatif PENDAHULUAN Tidak ada satupun manusia yang lepas dari bahasa. Bahasa sangat kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Kridalaksana dan Djoko Kentjono (dalam Chaer, 2014:32) bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Pada hakikatnya manusia memiliki empat keterampilan berbahasa. Empat keterampilan berbahasa mempunyai empat komponen, yaitu yaitu menyimak (listening skills), berbicara (speaking skills), membaca (reading skills), dan menulis (writing skills) (Tarigan, 2013:1). Salah satu keterampilan berbahasa yang akan dibahas adalah keterampilan membaca. Dalman (2013: 5) menjelaskan keterampilan membaca adalah suatu keterampilan dalam kegiatan yang berupaya untuk menemukan berbagai informasi yang terdapat dalam tulisan. Dapat dibayangkan apabila kita tidak memiliki kemampuan berbahasa. Kita tidak dapat mengungkapkan pikiran, tidak dapat mengekspresikan perasaan, dan tidak dapat mengetahui informasi atau melaporkan fakta-fakta yang kita amati. Di pihak