Jurnal “ ruang “ VOLUME 3 NOMOR 1 Maret 2011 1 Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tadulako PENDEKATAN ECOREGION DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA Studi Kasus Penataan Kawasan Wisata Danau Poso Asyra Ramadanta dan Iwan Setiawan Basri Staf Pengajar Fakultas Teknik, Jurusan Arsitektur – Universitas Tadulako a.ramadanta@gmail.com iwan_sb72@yahoo.com Abstrak Pengembangan obyek wisata suatu kawasan akan terkait dengan pengembangan sentrasentra baru kegiatan aktifitas yang akan merupakan simpul baru dalam lingkup wilayah dan lintas regional. Tujuan pengembangan obyek wisata adalah untuk mendukung pengembangan wilayah melalui kegiatan pembangunan di bidang pariwisata. Kegiatan pengembangan terutama yang bersifat fisik harus mempertimbangkan kesesuaian potensi yang dimiliki untuk dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Pengembangan fisik termasuk penataan kawasan, diharapkan akan mewujudkan ruangruang baru sebagai sarana untuk melakukan aktifitas, sehingga berdampak pada penciptaan sinergi wilayah yang harmonis, efektif dan berkelanjutan melalui penerapan mekanisme perencanaan secara menyeluruh dan terpadu. Pertumbuhan wilayah dalam arti keruangan pada satu sisi telah meningkatkan dan menggairahkan kegiatan perekonomian dan investasi, namun pada sisi lain kondisi tersebut turut menjadi pemicu terjadinya degradasi lingkungan apabila dampak yang ditimbulkan tidak diantisipasi sejak dini. Pengembangan fisik kawasan yang didasari penilaian daya dukung kawasan terhadap intensitas pembangunan fisik melalui proses analisis terhadap karakter intrinsik dan kondisi fisiografi kawasan, diharapkan dapat mencegah kerusakan lingkungan dan memelihara kesimbangan dan keberlanjutan ekosistem kawasan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendesain alternatif model penataan kawasan wisata dengan pendekatan ecoregion, dengan wilayah studi meliputi beberapa objek wisata di Kota Tentena dan Pendolo yang terletak pada dataran yang mengitari Danau Poso . Kata Kunci ; Pengembangan, Kawasan Wisata, Ecoregion Abstract Development of a regional tourist attraction would be associated with the development of new centers of activity that would constitute a new node within the region and crossregional. Tourism development objective is to support regional development through construction activities in the field of tourism. Development activities, especially the physical nature should consider the appropriateness of its potential to be utilized optimally for the welfare of the community. Physical development, including the arrangement of the region, is expected to create new spaces as a means to perform activities, which impacted on the creation of a harmonious synergy region, effectively and sustainably through the implementation mechanism of a comprehensive and integrated planning. Growth in terms of spatial regions on the one hand have to improve and stimulate economic activity and investment, but on the other hand, these conditions helped to trigger the occurrence of environmental degradation if the impact is not anticipated early on. Physical development of the region based on carrying capacity assessment of the intensity of the physical development of the region through a process of analysis of the intrinsic character and condition of physiographic regions, is expected to prevent environmental damage and maintain the balance and sustainability of regional ecosystems. In particular, this study aims to design a model alternative arrangement with the approach Ecoregion ranks tourist area, with areas of study include some tourist attractions in the city of Tentena and Pendolo located on the plains around Lake Poso. Keywords: Development, Tourist Destination, Ecoregion ranks