Prosiding Symbion (Symposium on Biology Education), e-ISSN: 2528-5726 Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Ahmad Dahlan, 30 Agustus 2019 87 Optimasi sterilisasi eksplan pada kultur in vitro ginseng jawa (Talium paniculatum) Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.5-25, Yogyakarta *korespondensi penulis Abstrak Ginseng jawa (Talinum paniculatum) merupakan salah satu tanaman obat herbal yang mengandung berbagai macam senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid, dan tannin. Senyawa bioaktif tersebut membuatnya berpotensi untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bagian daun ginseng jawa biasa dimanfaatkan untuk menghilangkan batuk berdahak, menyembuhkan radang paru-paru dan sebagai afrodisiak. Kultur in vitro adalah salah satu cara untuk dapat meningkatkan senyawa bioaktif pada daun ginseng. Kendala utama dalam pelaksanaan kultur in vitro adalah kontaminasi. Kontaminasi dapat berasal dari eksplan yang digunakan pada kultur in vitro. Optimasi sterilisasi pada eksplan adalah langkah yang sangat penting pada tahap awal kultur in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi sterilisasi eksplan daun pada kultur in vitro ginseng jawa. Optimasi sterilisasi dilakukan dengan menggunakan klorox, benlate dan alkohol dengan berbagai variasi waktu dan konsentrasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik pra sterilisasi dengan menggunakan detergen cair 10% yang ditambahkan dengan tween 80 dan direndam selama 10 menit menyebabkan kontaminasi pada seluruh eksplan berupa jamur. Teknik sterilisasi yang optimum adalah dengan perlakuan pra steril menggunakan detergen cair 10% yang ditambahkan dengan tween 80 sebanyak 3 tetes direndam selama 45 detik dan alkohol 50% selama 1 dan 5 menit menghasilkan eksplan yang hidup dan membentuk kalus sebesar 50% dan 50% sisanya mengalami nekrosis. Kata kunci: kultur in vitro, sterilisasi, kalus, Talinum paniculatum, alkohol Abstract Javanese ginseng (Talinum paniculatum) is one of the herbal medicinal plants that contains various kind of bioactive compounds such as saponin, flavonoid, and tannin. These bioactive compounds have the potential to cure various types of diseases. Leaves of Javanese ginseng is commonly used to cure cough with phlegm, pneumonia and as an aphrodisiac. In vitro culture is a technique that can be used to increase bioactive compounds in ginseng leaves through callus production. The main problems for implementing in vitro culture is contamination. Optimization of sterilization in explants is a very important step in the early stages of in vitro culture. This study aims to determine the sterilization technique for in vitro culture of Javanese ginseng. Optimization of sterilization is done by using chlorox, benlate and alcohol with various time and concentration. The results showed that the pre- sterilization technique using 10% liquid detergent added with 80 tween and soaked for 10 minutes caused contamination in all explants in the form of fungi. The optimum sterilization technique is a pre-sterile treatment using a liquid detergent 10% added with 3 drops of Tween 80 soaked for 45 seconds Karen Natasha 1 , Ratih Restiani 2, * 2 ratih.restiani@staff.ukdw.ac.id*