ALGORITMA: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika Volume: 02, Number : 01, April 2018 ISSN 2598-6341 (online) 14 Analisa Dan Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pasangan Hidup Menurut Budaya Karo Dengan Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) Abdul Halim Hasugian 1 , Hendra Cipta 2 1 Prodi Ilmu Komputer, 2 Prodi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Email: 1 abdulhalimhasugian@uinsu.ac.id, 2 hendracipta@uinsu.ac.id Abstrak Kajian ini bertujuan untuk membuat analisa dan perancangan sistem pendukung keputusan pemilihan hidup menurut budaya karo dengan menggunakan metode analytical hierarchy process (AHP). Objek utama sistem pendukung keputusan ini adalah memberikan saran memberikan saran kepada pengguna aplikasi terhadap pasangan hidupnya sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hasil yang diberikan bukan paksaan dan hanya berupa saran semata. Sehingga pengguna dapat melihat hasil calon pasangan yang berdasarkan bantuan sistem pendukung keputusan ini. Hasil yang dicapai adalah terciptanya suatu aplikasi sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan untuk memilih pasangan hidup menurut budaya karo daan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Sistem ini membantu mendukung proses pengambilan keputusan untuk pemilihan pasangan. Kata kunci : Sistem, keputusan, pemilihan pasangan, Analytical Hierarchy Process (AHP) 1. Pendahuluan Sudah menjadi hukum bahwa dua orang manusia dengan jenis kelamin yang berbeda, seorang perempuan dan seorang laki-laki, ada daya saling menarik satu sama lain untuk hidup bersama. Hidup bersama ini sangat penting didalam masyarakat. Dengan akibat esensil ialah bahwa kalau kemudian pasangan ini dikaruniakan anak-anak yang menjadi keturunan mereka dan terbentuklah keluarga tersendiri. Perkawinan tidak dapat terlepas dari hukum perkawinan yang berlaku didalam suatu negara, tetapi hal ini tidak berarti bahwa sifat keseluruhan dari suatu perkawinan dapat terlihat semua dalam peraturan hukum itu. Dalam hukum adat Karo perkawinan tidak dipandang semata-mata urusan pribadi (private) tetapi sudah menjadi masalah keluarga. Menikah alias kawin yang baik hanya dilakukan satu kali seumur hidup dan kita akan terus hidup bersama dengan orang yang kita pilih sebagai isteri kita beserta anak yang mungkin kita hasilkan dari pernikahan itu. Memilih pasangan hidup yang tepat adalah salah satu bagian terpenting dalam hidup dengan banyak aspek dan faktor kriteria pemilihan yang harus dihitung dengan matang. Di dalam masyarakat Karo yang menganut patriahat (menurut garis keturunan ayah) dilarang kawin menurut satu marga. Suatu perkawinan biasanya didahului oleh suatu keadaan yang bersifat khusus yang lazim disebut pertunangan lamaran atau permintaan dari keluarga laki-laki kepada pihak keluarga perempuan. Dampak yang paling kelihatan akibat dari permasalahan diatas adalah timbulnya kebingungan dalam menentukan pilihan pada saat akan memutuskan untuk menikah. Dalam perancangan dan pembangunan aplikasi ini akan digunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process) untuk mengolah data-data dari bebereapa kriteria yang diinginkan. Dan untuk memudahkan dalam memasukkan kriteria yang diinginkan, maka penyampaian informasi dipresentasikan dengan menggunakan bahasa pemograman. Decision Support System atau sistem pendukung keputusan selain dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pihak yang ingin menikah, juga dapat membantu