Ramtia, Siska: Implementation... Enlighten Vol 1 No 2 Desember Tahun 2018 DOI : 10.32505/enlighten.v1i2.768 126 Enlighten: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Volume 1 No 2 (Juli-Desember 2018) Hlm: 126-132 Tersedia online di http://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/enlighten P-ISSN 2622-8912, E-ISSN 2622-8920 IMPLEMENTATION OF JOHN HOLLAND'S CAREER THEORY IN GUIDANCE AND COUNSELING Ramtia Darma Putri 1 , Syska Purnamasari 2 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang E-mail: tyadhuarrma27@gmail.com, syskapurnamasari@gmail.com Abstrack Unemployment cases should be a reference for guidance and counseling teachers (hereinafter referred to as BK) to be able to participate in efforts to reduce unemployment by providing BK services in the career field. BK offers a container in the form of various materials in order to fulfill its function. One form of implementing John Holland's career theory itself can be applied in career guidance with classical information services. In its application, this theory suggests the selection of one's work is inseparable from his personality. Someone expresses himself, his interests and values through his choice of work. In addition, this theory also recognizes RIASEC personality types that are used as students' grip in determining their future careers. Keywords: John Holland Career Theory and Guidance and Counseling PENDAHULUAN Perjalanan karier yang dihadapi seseorang dimulai sejak mereka memperoleh pendidikan karier di sekolah. Pada akhir masa remaja, minat pada karier seringkali menjadi sumber masalah. Beberapa siswa memiliki persepsi mengenai penghasilan yang akan diterima ketika mulai bekerja. Siswa tidak mengerti bahwa tugas, pekerjaan, dan jabatan yang diemban akan memenuhi harapan apabila tugas, pekerjaan, dan jabatan tersebut sesuai dengan diri mereka. Yusuf (2002:35) mengungkapkan bahwa seseorang yang memasuki pekerjaan berdasarkan dengan keadaan dirinya mencakup kemampuan, kecerdasan, minat, bakat, sikap, nilai-nilai, dan sifat-sifat pribadi lainnya, akan melakukan pekerjaan dengan baik karena sesuai dengan kemampuan minat, bakat, dan nilai-nilai yang dianutnya. Pekerjaan itu memberikan kepuasan bagi dirinya, dan mendorong yang bersangkutan untuk berbuat lebih baik dan produktif.