Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 3(1) Mei 2020 (66-74) Dwi Rizki Febrianti p-ISSN 2621-3184 ; e-ISSN 2621-4032 doi: 10.36387/jifi.v3i1.458 Artikel Diterima: 05 April 2020 Disetujui : 03 April 2020 66 UJI POTENSI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI Dwi Rizki Febrianti*, Novia Ariani Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin Email: dwirizkyfeby@gmail.com ABSTRAK Komponen minyak atsiri daun jeruk purut adalah sitronelal, sitronelol, linalol, geraniol dan komponen yang di dalamnya berpotensi dijadikan sebagai sumber antioksidan alami yang dapat menghambat radikal bebas. Komponen tersebut juga diduga memiliki potensi sebagai antibakteri. Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu penyebab penyakit seperti diare, infeksi saluran kemih, meningitis pada bayi dan pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi minyak atsiri jeruk purut sebagai antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Minyak atsiri didapatkan melalui proses destilasi uap air. Hasil penelitian menunjukkan pada uji aktivitas antioksidan minyak atsiri daun jeruk purut memiliki nilai IC50 sebesar 75,77 µg/ml termasuk dalam kategori antioksidan kuat. Minyak atsiri daun jeruk purut juga memiliki aktivitas daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli, dengan semakin besar volume minyak atsiri semakin besar zona hambatnya. Kata kunci : Citrus hystrix D. C., Antioksidan, Escherichia coli ABSTRACT The identified major compounds from Kaffir lime peels oil were sabinene, ß-pinene, limonene, a-pinene, There has a good potential for antioxidant and antimicrobial This is important because more than 50% antimicrobial drugs discovered a few decades of natural product. the number pathogens that are resistant to commercial drugs has increased. kaffir lime is one of the compounds from natural sources to be expected to have great anti-microbial activities. kaffir lime leaves (720 g) were collected from the plantation to hydrodistillation for 7 hours to obtain the essential oil. all hydrodistilled-essential oil were tested for antioxidant and antimicrobial activity against pathogens (E. coli). The essential oil has a good activity as antioxidants with IC50 75,77 µg/mL. essential oils of kaffir lime leaves were presented antimicrobial activity against E. coli. The essential oil showed weak antimicrobial activity. Keywords: Kaffir Lime, Leaves, Antioxidant, Antimicrobial PENDAHULUAN Pemanfaatan obat yang berasal dari tanaman akan memberikan keuntungan dibandingkan dengan obat-obat sintetis, karena biaya pengobatan akan lebih murah, efek samping yang lebih sedikit dan lebih aman digunakan dalam jangka waktu yang panjang 1 . Tanaman ini berasal