POTENSI Lactobacillus acidophillus dan Lactobacillus plantarum UNTUK PENURUNKAN KOLESTEROL PADA MINUMAN PROBIOTIK OKARA Isti Handayani dan Budi Sustriawan Staf Pengajar pada Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Unsoed E-mail: isti_handayaniunsoed@yahoo.co.id (Diterima: 26 April 2012, disetujui: 22 Juni 2012) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi L. acidophillus dan L. plantarum sebagai agensia probiotik penurun kolesterol pada minuman probiotik okara. Produk dibuat menggunakan tepung ampas tahu sebagai bahan dasar. Penurunan kolesterol dipelajari secara in vitro dengan menambahkan kolesterol pada produk. Dipelajari juga perubahan pH produk selama fermentasi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok. Faktor yang dicoba berupa bakteri asam laktat yang terdiri dari 2 jenis yaitu L. acidophillus dan L. plantarum, dan lama fermentasi yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 2, 4 dan 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan L. acidophillus dan L. plantarum potensial sebagai agensia probiotik pada minuman probiotik okara. Penggunaan L. plantarum menghasilkan jumlah sel sebesar 7,94x10 7 CFU/ml, sedangkan penggunaan L. acidophilus menghasilkan jumlah sel sebesar 6,17x10 7 CFU/ml. L. acidophillus dan L. plantarum mampu menurunkan kolesterol pada minuman probiotik okara. L. acidophilus lebih mampu menurunkan kolesterol dibandingkan L. plantarum. Selama fermentasi juga terjadi penurunan pH, tetapi penggunaan jenis bakteri yang berbeda tidak menyebabkan perbedaan pada pH. Kata kunci: bakteri asam laktat, probiotik, okara, fermentasi, kolesterol. ABSTRACT The aims of this research is to know the potency of L. acidophilus and L. plantarum as probiotict agent to decreased of cholesterol in the ocara probiotik drink. Product was made from the flour of tofu waste as raw material. Decreased of cholesterol in the product was studied by in vitro wich adding the cholesterol in the product. The change of pH during fermentation also be studied in this research. Experimental design used was Randomized Block Design (RCBD). Test factors consisted of lactic acid bacteria, there were L. acidophilus and L. plantarum; fermentation period, there were 0, 2, 4, 6 days. Result of this research showed that L. acidophilus and L. plantarum were potencial as probiotic agent in the ocara probiotic drink product. The used of L. plantarum had viable cell equal to 7,94x10 7 CFU/ml, and L. acidophilus 6,17x10 7 CFU/ml. L. acidophillus dan L. plantarum able to decreased of cholesterol in the ocara probiotik drink. L. acidiphillus more able to decreased of cholesterol than L. plantarum. During fermentation the pH was decreased but used different of lactic acid bacteria that used of not effect on the pH. Key words: Lactic acid bacteria, probiotic, ocara, fermentation, cholesterol PENDAHULUAN “baik” ke dalam tubuh untuk memerangi bakteri Dewasa ini penyakit yang disebabkan oleh “jahat” (patogen) melalui produk makanan/ gangguan sistem pencernaan yang diderita oleh minuman probiotik. masyarakat dunia maupun masyarakat Indonesia Probiotik merupakan bahan pangan semakin meningkat. Faktor utama penyebab fungsional yang telah menjadi fokus yang sangat gangguan tersebut adalah ketidakseimbangan diminati oleh masyarakat umum, industri mikroflora usus di dalam tubuh. Salah satu upaya pangan, dan para ilmuwan. Minuman probiotik untuk mengatasi masalah tersebut adalah tergolong ke dalam jenis pangan fungsional yang penyaluran mikroflora hidup berupa bakteri sangat bermanfaat dalam membantu