1827 Pembelajaran Keterampilan Berbahasa dan Bersastra pada Masa Pandemi Covid-19: Analisis Metasintesis Muhammad Rizal 1 , Suyono 1 , Titik Harsiati 1 1 Pendidikan Bahasa Indonesia-Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 26-10-2021 Disetujui: 13-12-2021 Abstract: This systematic review study reports the results of a rigorous systematic review of research on learning Indonesian language and literature skills at various levels of education during the pandemic which has not been studied previously to measure its achievement. A total of 29 inclusion studies were found which were divided into two focuses. A total of 20 studies entered the metasynthesis criteria for the use of language skills learning media and the use of literary skills learning media during the Covid-19 pandemic. Abstrak: Penelitian systyematic review ini melaporkan hasil tinjauan sistematis yang ketat dari penelitian pembelajaran keterampilan berbahasa dan bersastra Indonesia pada berbagai jenjang pendidikan pada masa pandemi yang masih belum diteliti sebelumnya untuk mengukur ketercapaiannya. Ditemukan sejumlah 29 penelitian inklusi yang dibagi ke dalam dua fokus. Sejumlah 20 penelitian masuk ke dalam kriteria metasintesis penggunaan media pembelajaran keterampilan berbahasa dan penggunaan media pembelajaran keterampilan bersastra pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci: language skills; literary skills; online learning; the time of the covid-19 pandemic; metasynthesis; keterampilan berbahasa; keterampilan bersastra; pembelajaran daring; masa pandemi covid-19; metasintesis Alamat Korespondensi: Muhammad Rizal Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: muhrizal1312@gmail.com Ilmu bahasa dan sastra Indonesia sebagai bagian dari ilmu humaniora dituntut memberikan kontribusinya terhadap permasalahan yang terjadi pada masa pandemi Covid-19. Aktivitas pembelajaran yang dapat dijadikan solusi dalam masa pandemi Covid-19 adalah pembelajaran daring. Pembelajaran daring menghubungkan peserta didik dengan sumber belajarnya (database, pakar/instruktur, perpustakaan) yang secara fisik terpisah atau bahkan berjauhan. Namun, dapat saling berkomunikasi, berinteraksi atau berkolaborasi (secara langsung/ synchronous dan secara tidak langsung/asynchronous). Penggunaan teknologi mobile mempunyai sumbangan besar untuk pencapaian tujuan pembelajaran jarak jauh (Korucu & Alkan, n.d.) Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di dalamnya memadukan empat keterampilan berbahasa, yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keempat keterampilan ini saling menyatu dalam sebuah penguasaan berbahasa. Demikian halnya dalam pembelajaran sastra, maka keempat keterampilan tersebut secara implisit terintegrasi didalamnya, yaitu apresiasi, ekspresi, dan produksi. Hal itu menurut (Suwandi, n.d.) merupakan aspek hasil pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermutu. Sementara itu, pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermutu dapat dilihat dari aspek proses. Proses pembelajaran yang bermutu adalah menekankan partisipasi optimal dari peserta didik. Peserta didik terlibat aktif dengan guru yang bertindak sebagai fasilitator yang berperan menyediakan dan memberikan pengalaman berbahasa dan bersastra secara bermakna serta memberikan umpan balik yang positif untuk mewujudkan kompetensi berbahasa peserta didik. Sebagaimana perkembangan teknologi komputer membawa perubahan yang amat menakjubkan pada pembelajaran bahasa di awal 1970-an. Pengajaran bahasa yang semula berfokus pada pengajar atau instruktur, kini bergerak ke pembelajar. Pembelajaran jarak jauh dianggap menguntungkan dan merugikan. Menguntungkan karena lebih banyak waktu luang untuk fokus mengembangkan keterampilan, memberikan suasana rumah yang nyaman, menyajikan efisiensi waktu dan biaya, serta menawarkan penggunaan alat dan sumber daya online. Di sisi lain, pembelajaran jarak jauh dianggap merugikan karena tidak bisa bertatap muka di kelas dan membutuhkan dukungan teknis guru. Peserta didik juga menunjukkan bahwa mereka memiliki masalah dengan membaca dan/atau menulis di komputer, tablet, atau ponsel. Selain itu, masalah teknis akan muncul jika pembelajaran tidak dirancang khusus. Peserta didik merasa bahwa keterampilan tersebut tidak dinilai. Peserta didik juga menyatakan mode komunikasi telah bergeser dari berbicara ke menulis selama pembelajaran jarak jauh. Penelitian pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada konteks pandemi dapat diakses melalui mesin pencarian google scholar dari jurnal dan prosiding seminar ilmiah terutama untuk mengidentifikasi dan meninjau mobile learning, penggunaan perangkat mobile dan praktiknya dalam pembelajaran bahasa. Mereview penelitian sangat penting agar dapat Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 6 Nomor: 12 Bulan Desember Tahun 2021 Halaman: 1827—1836