43 Laporan Penelitian Distribusi frekuensi pasien odontektomi dengan anestesi umum di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Padjadjaran Zaimi Ginanjar 1 , Lucky Riawan 1 , Endang Sjamsudin 1* 1 Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Indonesia *Korespondensi: endang.samsudin@fkg.unpad.ac.id Submisi: 25 Mei 2021; Penerimaan: 28 April 2022 ; Publikasi online: 28 April 2022 DOI: 10.24198/jkg.v34i1.33476 ABSTRAK Pendahuluan: Odontektomi merupakan salah satu prosedur yang sering dilakukan oleh dokter gigi. Beberapa kasus odontektomi dilakukan dengan menggunakan anestesi umum dengan pertimbangan tertentu, seperti kecemasan pasien, gangguan mental atau fsik, derajat kesulitan gigi impaksi, pasien yang mengalami disorientasi, jumlah gigi yang dilakukan odontektomi, dan durasi operatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Distribusi frekuensi profl pasien odontektomi dengan anestesi umum di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Padjadjaran. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif menggunakan rekam medis pasien odontektomi dengan anestesi umum di RSGM Unpad pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2018. Data yang dikumpulkan adalah jenis kelamin pasien, usia pasien, jumlah gigi yang dilakukan odontektomi, jenis gigi yang dilakukan odontektomi, dan klasifkasi gigi impaksi pasien. Hasil: Penelitian ini diperoleh sampel sebanyak 82 pasien, dengan 54 pasien perempuan, 28 pasien laki-laki, dan kelompok usia terbanyak 21-30 tahun. Jumlah pasien terbanyak adalah pasien yang dilakukan odontektomi sebanyak 4 gigi dalam satu kali perawatan. Jenis gigi yang paling sering dilakukan odontektomi adalah gigi 48. Klasifkasi impaksi pada rahang atas paling banyak dengan klasifkasi Vertikal B (klasifkasi impaksi Menurut Winter’s, serta Pell and Gregory) dan pada rahang bawah paling banyak klasifkasi IIA (klasifkasi menurut Pell and Gregory). Simpulan: Distribusi frekuensi profl pasien odontektomi dengan anestesi umum di RSGM Unpad adalah terbanyak perempuan, kelompok usia 21-30 tahun, jumlah gigi 4 buah dan impaksi kelas IIA. Kata kunci: anestesi umum; impaksi gigi; odontektomi Frequency distribution of odontectomy patients under general anaesthesia at Universitas Padjadjaran Dental Hospital ABSTRACT Introduction: Odontectomy is a procedure that dentists often perform. Some cases of odontectomy were performed using general anaesthesia with specifc considerations, such as patient anxiety, mental or physical disorders, degree of difculty of impacted teeth, disorientated patients, number of teeth performed odontectomy, and duration of surgery. This study aimed to determine the frequency distribution of odontectomy patients under general anaesthesia at Universitas Padjadjaran Dental Hospital. Methods: This study was a descriptive study using medical records of odontectomy patients under general anaesthesia at Universitas Padjadjaran Dental Hospital from 2016 to 2018. The data collected were the sex of the patient, the age of the patient, the number of teeth that underwent odontectomy, the type of teeth that underwent odontectomy, and the classifcation of the patient’s impacted teeth. Results: This study obtained a sample of 82 patients, with 54 female patients, 28 male patients, and the most age group being 21-30 years. The highest number of patients were patients who underwent odontectomy with four teeth in one treatment. The type of tooth that most often underwent odontectomy was tooth 48. The most common classifcation of impaction on the maxilla was the Vertical B classifcation (the impaction classifcation according to Winter’s, also Pell and Gregory) and the lower jaw the most with the IIA classifcation (the classifcation according to Pell and Gregory). Conclusion: The frequency distribution of the profle of odontectomy patients under general anaesthesia at Universitas Padjadjaran Dental Hospital is primarily women, age group 21-30 years, number of teeth four and impaction classifcation IIA. Keywords: general anesthesia; impacted teeth; odontectomy