ISSN 2685-0605 Journal of The Civil Engineering Student Vol. 1. No. 3, Desember 2019, Halaman. 71-75. 71 Model Hubungan Waktu dan Biaya untuk Pekerjaan Pasangan Dinding Bata di Kabupaten Bireuen Dina Fadhilah 1 Fachrurrazi 2 Buraida 3 1 Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala, Jl. Syekh Abdurrauf No. 10 Banda Aceh 23111 2,3 Jurusan Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala, Jl. Syekh Abdurrauf No. 10 Banda Aceh 23111 email: Dinafadhilah66@gmail.com Abstract In the construction project, cost, time and quality are the most important factors. In the field, there are various obstacles that increase the implementation time so that the completion of the project to be late. Therefore, it should be accelerated by keeping in mind the cost factor so that the acceleration is done with the minimum cost. This study aims to model the relationship between time and cost on the work of brick wall pairs in Bireuen. The Time-Cost Trade-Off model will be developed from questionnaire distribution data to directors, managers, project estimators domiciled in Bireuen. In addition to questionnaires, this study also uses secondary data that is real estimate of cost obtained from respondents. The analysis used in this research is simple linear regression analysis. The resulting model for the masonry work is Y = 41.091.332 – 893.541x with crash duration (Dc) is 6 days. Therefore, the duration can be shortened to four days (40% of its normal duration); and the maximum surcharge is 11,42% of the normal cost with a cost slope of 2,86% of the normal cost. From the results of data analysis, it shows that according to 50 respondents, acceleration duration results in an increase in the cost of implementation of work in a linear manner. Keywords: Time Cost Trade Off, acceleration of activity duration, increasing cost, Bireuen Regency Abstrak Pada proyek konstruksi, faktor biaya, waktu dan mutu merupakan faktor yang paling penting. Dalam praktek di lapangan seringkali dihadapkan berbagai kendala yang menyebabkan bertambahnya waktu pelaksanaan sehingga penyelesaian proyek menjadi terlambat. Oleh karena itu, harus dilakukan percepatan dengan tetap memperhatikan faktor biaya sehingga percepatan dilakukan dengan biaya paling minimum. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan hubungan waktu dan biaya pada pekerjaan pasangan dinding bata di Kabupaten Bireuen. Model hubungan waktu dan biaya akan dikembangkan dari data penyebaran kuisioner kepada direktur, manajer, estimator proyek yang berdomisili di Kabupaten Bireuen. Selain kuisioner, penelitian ini juga menggunakan data sekunder yaitu rencana anggaran biaya (RAB) yang diperoleh dari responden. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linear sederhana. Model yang dihasilkan untuk pekerjaan pasangan dinding bata adalah Y = 41.091.332 – 893.541x dengan crash duration (Dc) adalah 6 hari. Oleh karena itu, percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 4 hari (40% dari durasi normalnya) dan biaya tambahan maksimum sebesar 11,42% dari biaya normal dengan biaya tambahan perhari (cost slope) adalah 2,86% dari biaya normal. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa menurut 50 responden yang diteliti, percepatan durasi mengakibatkan terjadinya peningkatan biaya pelaksanaan pekerjaan secara linear. Kata kunci: Time Cost Trade Off, percepatan durasi kegiatan, tambahan biaya, Kabupaten Bireuen. 1. Pendahuluan Dalam pelaksanaan suatu proyek, berbagai hal dapat terjadi yang dapat menyebabkan pelaksanaan tidak dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Sehingga mengakibatkan terjadinya keterlambatan dari rencana awal proyek. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan keterlambatan pelaksanaan proyek seperti keadaan cuaca yang tidak memungkinkan para pekerja untuk bekerja, adanya kesalahan atau perubahan pada perencanaan, dan keterlambatan material yang datang. Keterlambatan dapat diatasi dengan melakukan percepatan dalam pelaksanaannya. Namun dalam melakukan percepatan, kontraktor harus tetap memperhatikan faktor biaya sehingga percepatan dilakukan dengan biaya minimum. Untuk menyelesaikan proyek lebih awal maka perlu dilakukan percepatan pada item pekerjaan. Pada penelitian ini akan meninjau pengaruh waktu dan biaya untuk pekerjaan pasangan dinding bata. Pemilihan pekerjaan pasangan dinding bata didasarkan pada sumber daya manusia yang terampil untuk pembuatan batu bata yang cukup banyak dan jumlah material batu bata mampu mensuplai kebutuhan di daerah tersebut dan daerah lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah memodelkan hubungan waktu dan biaya padapekerjaan pasangan dinding bata. Penelitian ini juga akan menganalisis durasi normal, durasi maksimum dan biaya percepatan perhari hingga mencapai kondisi percepatan maksimum dari pekerjaan pasangan dinding bata. Analisis durasi normal dilakukan dengan pendekatan produksi berkenaan pekerjaan pasangan dinding bata perhari.