AGRIVET VOLUME 23, DESEMBER 2017 Studi Potensi Kompos Vinasse sebagai Pupuk dan Aplikasinya pada Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Study of Potential Vinasse Compost as Fertilizer and Application on Cocoa (Theobroma Cacao L.) Seedlings Galuh Banowati PS Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik LPP, Jl. LPP No.1A Yogyakarta email: banowati_g@politeknik-lpp.ac.id Abstract This study aims to identify the content of macro nutrients vinasse compost, and the effect of application on the growth of cocoa seedlings. The study was conducted in Politeknik LPP greenhouse, from June to October 2016. The study was preceded by composting vinasse, then applied as fertilizer on cocoa seedlings. The design used was CRD, both to compare fresh vinasse with 10, 20, and 30 days composting, as well as comparing application with NPK and Organic Liquid Fertilizer. Compost application were splashed on the ground and sprayed to the leaves. Nutrient content were observed: organic matter, N, P, K, and pH. Growth parameters measured were: increases height diameter of the trunk. Data were analyzed using ANOVA 95%. The results showed the total N increased significantly in compost 10 days, organic matter and P decreased significantly, and K, pH increased significantly with increasing days of composting. No difference height and diameter of the trunk at all treatment applications. It was concluded that the compost vinasse potential as liquid fertilizer enhancer Potassium and serves as ameliorant Keywords: vinasse compost, cacao seedling Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan unsur hara makro kompos vinasse, dan pengaruh aplikasinya terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian dilakukan di rumah kaca Politeknik LPP, mulai bulan Juni sampai Oktober 2016. Penelitian didahului dengan mengomposkan vinasse, kemudian diaplikasikan sebagai pupuk pada bibit kakao. Rancangan yang digunakan adalah RAL, baik untuk membandingkan vinasse segar dengan kompos 10,20, dan 30 hari, maupun membandingkan apilkasinya dengan NPK dan Pupuk Organik Cair jadi. Adapun cara aplilkasi kompos dilakukan dengan disiramkan di tanah dan disemprot ke daun. Kandungan hara yang diamati adalah: BO, N, P, K, dan pH. Sedangkan parameter pertumbuhan yang diamati adalah: pertambahan tinggi dan pertambahan diameter batang. Data dianalisa menggunakan Anova 95%. Hasil penelitian menunjukkan N total meningkat nyata pada kompos 10 hari, BO dan P menurun secara nyata, serta K, pH meningkat secara nyata dengan bertambahnya hari pengomposan. Tidak terdapat perbedaan pertambahan tinggi dan diameter batang pada semua perlakuan aplikasi. Disimpulkan bahwa kompos vinasse berpotensi sebagai pupuk cair penambah Kalium dan berfungsi sebagai pembenah tanah. Kata kunci: kompos vinasse, bibit kakao,