AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian 9(2) Mei-Agustus 2021 89-94 89 Pupuk Daun Sebagai Sumber Nutrisi Media Kultur Perbanyakan Pisang Raja Bulu (Musa paradisiaca L. cv. Raja Bulu) secara In Vitro Leaf Fertilizer as a Source of Nutrients for In Vitro Propagation Culture Media of Banana Raja Bulu (Musa paradisiaca L. cv. Raja Bulu) Susana Tabah Trina Sumihar¹ * , Ferlist Rio Siahaan 1 , Elisabeth Sri Pujiastuti 1 , Dian Agung Sanora Laia 2 1 Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas HKBP Nommensen, l. Sutomo No.4A, Perintis, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20235, Indonesia, Email: susana.panjaitan@yahoo.com; ferlistsiahaan@yahoo.com; puji_purba@yahoo.com 2 Mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas HKBP Nommensen, l. Sutomo No.4A, Perintis, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20235, Indonesia Corresponding Author: susana.panjaitan@yahoo.com A B S T R A K A B S T R A C T Pisang raja bulu (Musa paradisiaca L. cv. Raja Bulu) merupakan salah satu buah tropikal yang banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bibit pisang raja buluh dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat melalui pemberian pupuk daun sebagai sumber nutrisi secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di laboratorium kultur jaringan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nomensen, Medan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial tiga ulangan dengan jenis medium kultur jaringan (M) sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media pupuk daun Growmore (M2) dan Bayfolan (M3) dapat digunakan sebagai media kultur dalam perbanyakan mikro pisang raja bulu. Raja Bulu banana (Musa paradisiaca L. cv. Raja Bulu) is a tropical fruit that is widely grown in Southeast Asia, including Indonesia and Malaysia. This study aims to obtain plantain reed seeds in large quantities and in a short time through the application of foliar fertilizer as a source of nutrition in vitro. The research was carried out in the tissue culture laboratory of the Faculty of Agriculture, HKBP Nomensen University, Medan. The research method used a non-factorial completely randomized design (CRD) with three replications with tissue culture medium (M) as the treatment. The results showed that Growmore (M2) and Bayfolan (M3) leaf fertilizer treatments could be used as a culture medium for micro-propagation of plantain Bulu. Kata Kunci: Pisang Raja Bulu, Kultur jaringan, Media MS Keywords: Raja Bulu banana, Tissue culture, MS Media Pendahuluan Pisang raja bulu (Musa paradisiaca L. cv. Raja Bulu) merupakan salah satu buah tropikal yang banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Malaysia. Buah ini cukup populer karena rasanya yang tergolong sangat manis bila dibandingkan dengan buah pisang lainnya. Tidak hanya rasa manisnya saja yang membuat pisang raja digemari, kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi membuat buah ini menjadi primadona. Vitamin C dan vitamin A yang terkandung dalam buah ini merupakan anti oksidan yang sangat baik untuk mengurangi dampak radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit. Kendala perbanyakan bibit unggul pisang raja bulu secara konvensional adalah sulit mendapatkan bibit yang berkualitas dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat. Salah satu keunggulan AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Journal homepage: https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/agriland