Jayanti et al. : Pengaruh Klon terhadap Hama dan Penyakit Ubi Kayu 195 Jurnal Agrotek Tropika, Mei 2022, Vol 10, No. 2, pp. 195 - 202 DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jat.v10i2.5877 ISSN: 2337-4993 (Print), 2620-3138 (Online) PENGARUH KLON TERHADAP INTENSITAS HAMA DAN PENYAKIT PENTING PADA TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) DI LAMPUNG TENGAH THE EFFECT OF CLONES ON THE INTENSITY OF IMPORTANT PEST AND DISEASES IN CASSAVA PLANTS (Manihot esculenta Crantz.) AT lAMPUNG TENGAH Yecti Wiji Jayanti 1 , Efri 2* dan Hamim Sudarsono 2 1 Jurusan Agroteknologi, 2 Jurusan Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Bandarlampung, Indonesia *Email: efriyusuf@gmail.com * Corresponding Author, Diterima: 24 Feb. 2022, Direvisi: 15 Apr. 2022, Disetujui: 9 Mei 2022 ABSTRACT Cassava (Manihot esculenta Crantz) is an important food crop in Indonesia. However, every year cassava production tends to decrease which can occur due to pests and disease. The purpose of this study was to determine the effect of several clones on the intensity of damage caused by important pests and diseases on cassava plants in Lampung Tengah area. The study was conducted in the Purnama Tunggal I Village, Lampung Tengah from September to December 2019 using a randomized block design (RBD) consisting of 4 replications and 3 groups. Cassava plant clones used in this study were C5, Saudi, Thai Putih, and Moci. The diseases found were Bunchytop disease, brown leaf spot disease, shoot death disease, while the pests found were the mealybug (Phenacoccus manihoti) and mites (Tetranychus urticae). The occurrence of mealybug attacks that caused the largest bunchytop disease was found in Moci clone. The results of the analysis showed that the clone Moci was more susceptible to attack by mealybug and bunchytop disease when compared to clones C5, Saudi and Thailand Putih. Cassava clone C5 was more susceptible to the shoot death. Clones Saudi, C5, Moci, and Thai Putih had the same level of resistance to the brown leaf spot disease and mite infestations. Keywords: Brown leaf spot, bunchytop, mealybug, mites, shoot death. ABSTRAK Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) merupakan tanaman pangan penting di Indonesia, namun setiap tahunnya produksi ubi kayu cenderung menurun yang dapat terjadi akibat faktor hama maupun penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh beberapa klon terhadap intensitas kerusakan akibat hama dan penyakit penting pada tanaman ubi kayu di Lampung Tengah. Penelitian dilakukan di lahan pertanaman desa Purnama Tunggal I Lampung Tengah pada bulan September sampai Desember 2019 menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 ulangan dan 3 kelompok. Klon tanaman ubi kayu yang digunakan pada penelitian ini adalah klon C5, Saudi, Thailand Putih, dan Moci. Penyakit yang ditemukan yaitu penyakit Bunchytop, penyakit bercak daun coklat, penyakit mati pucuk, sedangkan hama yang ditemukan yaitu hama mealybug ( Phenacoccus manihoti) dan hama tungau ( Tetranychus urticae ). Keterjadian serangan hamamealybug yang menyebabkan penyakit bunchytop terbesar terdapat pada klon Moci. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanaman ubi kayu klon Moci lebih rentan terhadap serangan hamamealybug dan penyakit bunchytop jika dibandingkan klon C5, Saudi dan Thailand Putih. Tanaman ubi kayu klon C5 lebih rentan terhadap penyakit mati pucuk. Tanaman ubi kayu klon Saudi, C5, Moci, dan Thailand Putih memiliki tingkat ketahanan yang sama terhadap penyakit bercak daun coklat dan serangan hama tungau. Kata kunci: Bercak daun coklat, bunchytop, mealybug, tungau, mati pucuk.