PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KULIT BUAH DURIAN (Durio zibethinus Murr) VARIETAS PETRUK Widiastuti Agustina Eko Setyowati 1* , Dhika Rizqi Damayanti 1 1 Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP UNS, Surakarta, 57126 Email korespondensi : widi_greco@yahoo.com Penelitian mengenai aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol kulit buah durian (Durio zibethinus Murr.) varietas Petruk telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Aktivitas antioksidan dari kulit buah durian (Durio zibethinus Murr.) varietas Petruk, (2) Pengaruh metode ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan kulit buah durian (Durio zibethinus Murr.) varietas Petruk, (3) Potensi kulit durian (Durio zibethinus Murr.) varietas Petruk sebagai antioksidan alami bila dibandingkan dengan asam askorbat. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium. Ekstraksi dilakukan dengan 3 variasi, yaitu (a) maserasi dengan pengadukan sesekali, (b) maserasi dengan pengadukan setiap 1 jam dan (c) sokletasi. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Kulit buah durian (Durio zibethinus Murr) varietas petruk memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC 50 masing- masing sebesar 108,87 ppm (sedang) untuk hasil ekstraksi maserasi dengan pengadukan sesekali, 94,125 ppm (kuat) untuk hasil ekstraksi maserasi dengan pengadukan setiap 1 jam dan 54.32 ppm (kuat) untuk hasil ekstraksi sokletasi (2) Metode ekstraksi berpengaruh terhadap jumlah senyawa antioksidan yang terekstrak sehingga berpengaruh juga terhadap aktivitas antioksidannya, (3) Kulit buah durian (Durio zibethinus Murr) varietas Petruk berpotensi sebagai antioksidan alami, meskipun memiliki nilai IC 50 yang lebih rendah daripada asam askorbat (9,9 ppm). Kata Kunci : Durian Petruk, kulit buah, maserasi, sokletasi, aktivitas antioksidan. PENDAHULUAN Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit). Salah satu jenisnya adalah Durio zibethinus Murr varietas Petruk atau lebih dikenal dengan nama Durian Petruk yang merupakan varietas unggul nasional yang berasal dari Jawa Tengah (Jepara). Buah durian meninggalkan limbah kulit durian yang berupa cangkang dan biasanya dibuang setelah buah durian dikonsumsi. Sejauh ini pemanfaatan kulit durian yang paling umum adalah untuk menghilangkan bau durian yang menempel di tangan. Selain itu, masyarakat tradisional di beberapa wilayah tertentu biasa memanfaatkan kulit buah durian untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional (Heyne, K., 1987).