49 EFISIENSI SALURAN DAN STRATEGI PEMASARAN CABAI RAWIT( CAP- SICUM FRUTESCENS L.) DI KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG. Dewi M. Banfatin 1&3) , Charles Kapioru 2) dan Paulus Un 2) 1) Mahasiswa Minat Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian Undana 2) Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Undana 3) korespondensi melalui Email: Dewybanfatin@gmail.com ABSTRACT Research on Channel Efficiency and Chilli Rawit Marketing Strategy In Kupang Timur Sub-district, Kupang District has been conducted in Kupang Timur Sub-district from July to August 2017. This research aims to know: 1) efficiency level of marketing channel of cayenne pepper, 2) marketing strategy of cayenne pepper. This research was conducted by using survey method. The determination of the research location is done in stages (multi stage random sampling), namely in Oesao Village as the highest chili producing area in East Kupang District. Determination of sample farmers was done by simple random technique that is 50% from 55 so that 27 respondents were taken. The results showed that: 1). There are two marketing chan- nels of cayenne pepper in research area that is: a). The Marketing Channel is Consumer Farmers. b). One Marketing Channel that is the End-user Consumer Retailer Dealer. From the above marketing channels, farmers need to market the chilli pepper through the indirect channel, because the most profitable channel is the indirect channel (one level channel) with a marketing efficiency value of 28.57%. 2). To determine a strategy can be used SWOT analysis to be able to identify the external and internal factors that become strength and weaknesses and opportunities and threats in chili pepper farming, then by using SWOT matrix analysis obtained some alternative strategies that can be considered related to the development of com- modity cayenne pepper among others as follows: 1). The S-O Strategy (Power-Opportunity), harnesses the strengths it has to take advantage of opportunities; 2). W-O Strategy (Weakness- Opportunity), using stretches to overcome weaknesses and gain opportunities; 3). The S-T Strategy (Strength-Threat), harness- es the power it has to avoid threats; and 4). W-T Strategy (Strength-Threats), strategies designed to reduce weaknesses and avoid threats. Keywords: channel efficiency and marketing strategy ABSTRAK Penelitian tentang Efisiensi Saluran Dan Strategi Pemasaran Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) Di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang telah dilaksanakan di Kecamatan Kupang Timur pada bulan Juli- Agustus 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat efisiensi saluran pemasaran cabai rawit, 2) strategi pemasaran cabai rawit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey. Pe- nentuan lokasi penelitian dilakukan secara bertahap (multi stage random sampling) yaitu di Desa Oesao se- bagai daerah penghasil cabai rawit tertinggi di Kecamatan Kupang Timur. Penentuan petani contoh dilaku- kan dengan cara teknik acak sederhana yakni sebesar 50 % dari 55 sehingga diambil 27 petani responden. Hasil penelitian menunujukan bahwa: 1). Terdapat dua saluran pemasaran cabai rawit di daerah penelitian yaitu: a). Saluran Pemasaran nol yakni Petani ke Konsumen. b). Saluran Pemasaran satu yakni Petani ke Pedagang pengecer ke Konsumen akhir. Dari kedua saluran pemasaran diatas, petani perlu melakukan pemasaran cabai rawit melalui saluran tidak langsung, karena saluran yang paling menguntungkan adalah saluran tidak langsung ( saluran satu tingkat) dengan nilai efisiensi pemasaran sebesar 28,57%. 2). Untuk menentukan suatu strategi dapat digunakan analisis SWOT untuk dapat mengidentifikasi faktor-faktor ek- sternal dan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman dalam usahatani cabai rawit, maka dengan menggunakan analisis matriks SWOT diperoleh beberapa alternatif strategi yang dapat dipertimbangkan terkait dengan pengembangan komoditi cabai rawit antara lain sebagai berikut: 1). Strategi S-O (Kekuatan- Peluang), memanfaatkan kekuatan-kekuatan yang dimiliki untuk mengambil pelu- ang; 2). Strategi W-O (Kelemahan- Peluang), menggunakan strtegi untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang dimiliki dan meraih peluang-peluang yang ada; 3). Strategi S-T (Kekuatan- Ancaman), memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk menghindari ancaman; dan 4). Strategi W- T ( Kekuatan- Ancaman), strategi yang dibuat untuk mengurangi kelemahan yang dimiliki dan menghindari ancaman yang ada. Kata Kunci: Efisiensi Saluran Dan Strategi Pemasaran. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Undana Universitas Nusa Cendana Kupang