Wenti Dwi F @_____Perbedaan Daya Hambat Ekstrak Daun Sisik Naga … Bioedukasi Vol. XIII No. 2 Oktober 2015 1 PERBEDAAN DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN SISIK NAGA ( Drymoglossum piloselloides Linn.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acne DENGAN Shigella dysentriae Wenti Dwi Febriani 1) , Dwi Wahyuni 2) , Iis Nur Asyiah 2) 1 Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember email: dwiwahyuni.fkip@unej.ac.id 2 Dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember Abstract Propionibacterium acne and Shigella dysentriae is a species of bacteria that cause inflammation. Diseases that cause acne are often caused by a bacterial infection, one of which is the bacteria Propionibacterium acne. While inflammatory bowel disease caused by a bacterial infection Shigella dysenteriae. Both are bacteria that cause inflammation. One of the plants that have the potential as an alternative antibacterial is leaf dragon scales (Drymoglossum piloselloides Linn). Inhibition of leaf extracts dragon scales (Drymoglossum piloselloides Linn) against Propionibacterium acne bacteria significantly affect the significance value of 0,000. While the dragon scales leaf extract (Drymoglossum piloselloides Linn) against Shigella dysenteriae bacteria significantly affect the significance value of 0,000. Minimal Inhibitory Concentration (MIC) which is able to inhibit the bacteria Propionibacterium acne is 0,8% with a mean inhibition zone of 0,26 cm. While the Minimal Inhibitory Concentration (MIC) which is able to inhibit the bacteria Shigella dysenteriae is 0,6% with a mean of 0,15 Keywords: Propionibacterium acne, Shigella dysentriae, Drymoglossum piloselloides Linn., acne bacteria 1. PENDAHULUAN Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan di masyarakat yang tidak pernah dapat diatasi secara tuntas dan masih menjadi penyakit utama penyebab kematian. Infeksi disebabkan oleh beberapa mikroorganisme seperti bakteri, parasit (Jawetz et al 2005) . Contoh beberapa bakteri yang dapat menyebabkan infeksi di antaranya Propionibacterium acne dengan Shigella dysentriae Propionibacterium acne merupakan salah satu bakteri penyebab peradangan kulit, penyebab jerawat. Jerawat terjadi karena pori- pori kulit terbuka dan tersumbat dengan minyak sel kulit mati, kosmetik dan bahan kimia lain. Apabila hal ini dibiarkan maka akan terjadi risiko timbulnya peradangan lebih lanjut akibat menumpuknya minyak pada pori- pori (Tjokronegoro dan Utama, 2002). Shigella dysentriae merupakan salah satu penyebab peradangan usus, penyebab diare. Perkembangan infeksi bakteri pada manusia disebabkan oleh sanitasi yang kurang dengan lingkungan yang padat. Diare menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang utama angka kematian di Indonesia (Agtini et al, 2005) Penyakit disentri dan jerawat keduanya disebabkan oleh bakteri. Keduanya dapat menyebabkan penyakit peradangan usus maupun kulit (Fardiaz dan Srikandi 1992). Gaya hidup kembali ke alam (back to nature) menjadi cukup popular saat ini sehingga masyarakat kembali memanfaatkan berbagai bahan alam, termasuk pengobatan dengan tumbuhan obat (Dalimartha, 2005). Tanaman berkhasiat obat mempunyai nilai lebih ekonomis dan efek samping lebih kecil dibandingkan dengan obat-obat sintetis. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat yaitu sisik naga (Drymoglossum piloselloides Linn.) dan merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai sumber alternatif antibakteri. Secara tradisional masyarakat menggunakan tanaman ini untuk mengobati radang gusi, sariawan, dan pendarahan. Kandungan yang terdapat di dalam daun sisik naga (Drymoglossum