SSN: 2614-6754 (print) ISSN: 2614-3097(online) Halaman 2360-2367 Volume 4 Nomor 3 Tahun 2020 Jurnal Pendidikan Tambusai 2360 Hubungan Body Image dengan Self Confidence pada Remaja Overweight Yang Mengalami Body Shaming Suchi Fadhilah Safitri 1 , Gumi Langerya Rizal 2 Psikologi, Universitas Negeri Padang email: suchi.fadhilahsafitri@gmail.com, gumi.langerya@gmail.com Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk melihat hubungan antara body image dengan self confidence pada remaja overweight yang mengalami body shaming. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah remaja overweight yang mengalami body shaming, dengan jumlah sampel sebanyak 125 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik puposive sampling. Penelitian ini menggunakan skala body image yang berjumlah 33 butir pertanyaan dengan nilai reliabilitas sebesar 0,953 dan skala self confidence yang berjumlah 29 butir pertanyaan dengan nilai reliabilitas sebesar 0,842. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara body image dengan self confidence pada remaja overweihgt yang mengalami body shaming, dengan nilai koofesien korelasi (r) sebesar 0,0225 dan p=0,023 (p<0,05). Remaja overweight yang mengalami body shaming memiliki body image yang negatif dan self confidence yang tinggi. Kata Kunci: Body Image, Self Confidence, Remaja, Overweight, Body Shaming. Abstact The purpose of this study was to see the relationship between body image and self- confidence in overweight adolescents who experience body shaming. The research design used is quantitative correlation. The population in this study were overweight adolescents who experienced body shaming, with a total sample of 125 people who were selected using purposive sampling technique. This study used a body image scale totaling 33 questions with a reliability value of 0.953 and a self-confidence scale totaling 29 questions with a reliability value of 0.842. The data analysis technique in this study is to use the Spearman test. The results showed that there was a relationship between body image and self- confidence in overweighed adolescents who experienced body shaming, with a correlation coefficient (r) of 0.0225 and p = 0.023 (p <0.05). Overweight adolescents who experience body shaming have a negative body image and high self-confidence. Keywords: Body Image, Self Confidence, Adolecescent, Overweight, Body Shaming. PENDAHULUAN Masa remaja adalah masa peralihan individu dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa awal, artinya pada masa ini terjadi banyak perubahan yang dialami oleh individu seperti pertumbuhan berat badan, tinggi badan, perubahan dalam proporsi dan bentuk tubuh, bahkan pencapaian baru dalam kematangan seksual (Papalia, Old, & Feldmand, 2008). Menurut Rahmadhani dan Putrianti, (2014) masa remaja merupakan masa dimana terjadinya peralihan dari masa anak-anak menuju pada masa desawa, hal ini dapat diketahui dari perubahan aspek-aspek fisik, psikis maupun keadaan sosial yang terjadi pada rentang usia 12 tahu hingga usia 21 tahun. Tantangan yang signifikan yang harus dihadapi oleh remaja dalam menjalani relasi dengan lawan jenis untuk pertama kali adalah evaluasi diri terhadap daya tarik fisik. Hal ini akan dijadikan faktor utama dalam fokus perhatian terhadap bentuk untuk mendapatkan hubungan yang baik, serta hal inilah yang dijadikan bahan evaluasi dan perbandingan terhadap penampilan, bentuk tubuh teman sebaya dan norma sosial (Nanu, Taut, & Babanl,