VOL. III NO. 1 FEBRUARI 2017 JURNAL TEKNIK INFORMATIKA STMIK ANTAR BANGSA ISSN 2442-2444 | Multimedia Interaktif Sebagai 24 Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Hepatitis Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining Biktra Rudianto, M.Kom AbstractOne part of artificial intelligence which can be built using computer technology is an expert system, which is the transfer of expert knowledge into a computer system so the computer is able to think like an expert in deciding a particular issue. One of them in terms of detection of hepatitis. Applications to be designed is intended to detect the type of health problems or diseases associated with Hepatitis with only noticed the symptoms experienced by using the Forward method chaining. Using the forward method caining it will get the value of certainty that the disease suffered by patients of the system to be designed. And applications to be designed is based website to make it easier for users to be able berkonsulitasi with the system without limited by space and time. IntisariSalah satu bagian dari kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) yang dapat dibangun menggunakan teknologi komputer adalah sistem pakar (Expert System), yang merupakan pengalihan pengetahuan seorang pakar ke dalam suatu sistem komputer sehingga komputer tersebut mampu berfikir layaknya seorang pakar dalam memutuskan suatu masalah tertentu. Salah satunya dalam hal deteksi penyalit Hepatitis. Aplikasi yang akan dirancang ini bertujuan untuk mendeteksi jenis gangguan kesehatan atau penyakit yang berhubungan dengan Penyakit Hepatitis dengan hanya memperhatikan gejala-gejala yang dialami dengan menggunakan metode Forward chaining. Dengan menggunakan metode forward caining maka akan didapatkan nilai kepastian penyakit yang di derita oleh pasien dari sistem yang akan di rancang.Dan aplikasi yang akan dirancang ini berbasis website agar memudahkan user untuk dapat berkonsulitasi dengan sistem tersebut tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Kata Kunciwebsite sistem pakar, forward chaining,Hepatitis. I. PENDAHULUAN Penyakit hepatitis sudah sangat menyebar di masyarakat Indonesia serta termasuk kedalam penyakit menular yang penyebarannya melalui darah penderita penyakit hepatitis. Dan sering kali penderita penyakit ini mengetahui penyakitnya setelah kondisi parah. Ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang penyakit hepatitis sejak stadium awal. Sehingga penyembuhannya sangat sulit dilakukan baik dengan menggunakan obat-obatan maupun dengan terapi. Perkembangan dan penggunaan ICT dalam menyelesaikan permasalahan manusia salah satunya dengan pemanfaatan sistem pakar. Sistem pakar merupakan salah satu cabang kecerdasan buatan yang mempelajari bagaimana meniru cara seorang pakar berfikir dan bernalar dalam menyelesaikan suatu permasalahan, membuat keputusan maupun mengambil kesimpulan. Sistem pakar diagnosa penyakit hepatitis berbasis web yang dibuat ini merupakan suatu cara atau sistem yang dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit hepatitis ini sejak awal dan mudah digunakan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun. II. TEORI PENDUKUNG A. Pengertian Forward Chaining Metode yang digunakan yaitu forward chaining dimana operasi dari sistem forward chaining (pelacakan ke depan) dimulai dengan memasukkan sekumpulan fakta yang diketahui ke dalam memori kerja (working memory), kemudian menurunkan fakta baru berdasarkan aturan yang premisnya cocok dengan fakta yang diketahui. Proses ini dilanjutkan sampai dengan mencapai goal atau tidak ada lagi aturan yang premisnya cocok dengan fakta yang diketahui. Pencocokan fakta atau pernyataan dimulai dari bagian sebelah kiri (IF dulu). Dengan kata lain, penalaran dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis. Gbr 1. forward chaining B. Aplikasi Web Web browser adalah “Sofware yang diinstal di mesin client, Berfungsi untuk menterjemahkan tag HTML menjadi halaman web[1]. Web atau website yaitu suatu layanan sajian informasi yang menggunakan konsep hyperlink atau menghubungkan satu halaman ke halaman lainnya. Informasi yang disajikan web menggunakan konsep multimedia dari multi teks, gambar, animasi, suara (audio), dan film (video). Sedangkan internet merupakan sumber informasi dan sumber daya komputer yang menjangkau seluruh dunia. Internet berasal dari kata interconnection networking, inter kependekan dari kata international, connection berarti hubungan, sedangkan networking adalah jaringan, sehingga internet dapat didefinisikan sebagai jaringan yang terdiri dari berbagai macam dan jenis komputer di seluruh dunia yang saling berkomunikasi denganberbasiskan suatu protocol yang dinamakan TCP/IP (Transmission Control Portocol/Internet Protocol). Program Studi Manajemen Informatika AMIK Bina Sarana Informatika, Jln. Dewi Sartika No.77 Cawang, Jakarta Timur, Telp. (021) 8000063; e-mail: biktra.brd@bsi.ac.id