Jurnal Ners Indonesia, Vol.7 No.2, Maret 2017 PERBANDINGAN RESPON KECEMASAN ANTARA ANAK USIA TODDLER DENGAN ANAK USIA SEKOLAH SAAT HOSPITALISASI Riri Novayelinda1, Oswati Hasanah2, Ganis Indriati3 1,2,3Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau Jl. Pattimura No. 9 Gedung G Pekanbaru Riau. Email :rhi79no@yahoo.com Abstrak Respon anak terhadap hospitalisasi tergantung dengan tingkatan usia anak. Kelompok umur yang banyak menunjukkan respon secara perilaku adalah kelompok anak usia toddler dan pra sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan respon anak usia toddler dengan usia sekolah saat hospitalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif.Penelitian ini dilakukan di ruang rawat anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Sampel penelitian ini adalah anak usia 18 bulan sampai dengan 6 tahun yang berjumlah 40 orang (20 orang toddler dan 20 orang pra sekolah) yang diidentifikasi dengan menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengisi lembar observasi perilaku anak yang diadaptasi dari Spance Children Anxiety Scale (SCAS). Dari hasil uji Mann-Whitney didapat bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara respon kecemasan pada kelompok anak toddler dengan pra sekolah pada semua aspek perilaku (p value 0.118-1). Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi kecemasan anak usia toddler dan pra sekolah dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan alat ukur yang berbeda. Kata Kunci : kecemasan anak, hospitalisasi, pra sekolah,SCAC, toddler, Abstracts The children reaction to hospitalization were varied depends on their level of development. Toddlers and pre- schools have more behavioral response than other group of age. This study aims to compare the toddlers and pre- schools reaction during hospitalization. This is a descriptive comparative study involved 40 children (20 toddlers and 20 pre-schoolers) during their hospital stay in pediatric ward Arifin Achmad Hospital Pekanbaru. The child’s responses were observed by the observation sheets which is adapted from Spance Children Anxiety Scale (SCAS). The Mann-Whitney test shown that there were no significant differences between the toddlers and pre-schools behavior response during their hospitalization time (p value 0.118-1). This study suggests to investigate about the toddlers and pre schools response using the large number of children and different measurement tool Keywords : child’s anxiety, hospitalizasion,preschool, SPAC, toddlers PENDAHULUAN Hospitalisasi merupakan suatu kondisi saat seseorang harus dirawat di rumah sakit. Bagi anak- anak, kondisi ini menimbulkan kecemasan bahkan menjadi pengalaman traumatik. Dalam sudut pandang anak-anak rumah sakit merupakan negeri asing dimana mereka harus beradaptasi dengan kebiasaan, bahasa dan jadwal yang berbeda dengan lingkungan di rumah. Anak-anak rentan mengalami stress selama hospitalisasi akibat keterbatasan kemampuan kognitif dan emosi serta ketergantungan pada orang lain (Rokach, 2016). Coyne mengidentifikasi perpisahan dengan orangtua dan teman, lingkungan asing, pemeriksaan diagnostik dan tindakan yang diterima selama di rawat sebagai sumber kecemasan anak selama hospitalisasi (Coyne, 2006). Reaksi anak saat hospitalisasi biasanya berupa cemas, rasa kehilangan dan takut akan tindakan yang akan dilakukan oleh pihak rumah sakit. Coyne (2006), didalam penelitiannya tentang Children’s Experience of Hospitalization mengidentifikasi 4 kategori yang menjadi penyebab kekhawatiran anak saat dirawat yaitu perpisahan dengan orang tua dan teman, lingkungan yang asing, menerima 49