(Jurnal Teknologi Informasi) Vol.4, No.1, Juni 2020 P-ISSN 2580-7927| E-ISSN 2615-2738 69 IMPLEMENTASI METODE FORWARD CHAINING UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT COVID 19 DI RSUD BERKAH PANDEGLANG BANTEN Robby Rizky 1 , Sukisno 2 , Mohammad Ridwan 2 , Zaenal Hakim 1 1 Fakultas Tehnologi Dan Informatika Universitas Mathla’ul Anwar Banten Jl Raya Labuan Km 23 Pandeglang Banten 2 Fakultas Tehnik, Universitas Islam Syekh Yusuf Gg Damai No 10 Babakan Kecamatan Tanggerang, Kota Tanggerang Banten robby_bae87@yahoo.com Abstract - In 2020 there was an explosion of viruses that shocked the world, that we call Corona Virus Disease 2019. This virus is the development of the Mers virus (Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus). COVID-9 can spread quickly compared to the Mers virus. The problem in Pandeglang Regency is the lack of medical personnel and medical devices. This is because Pandeglang Regency is an underdeveloped region among other regencies in Banten Province. Therefore, this research is intended to be able to help check patients who have positive Covid-19. The method used is the forward chaining method which is considered simple but easy to be understood. This method uses a continuous trace system that will detect every symptom experienced by the patient. The data used in the form of a questionnaire the results of interviews with experts in their fields. This research is expected to be able to contribute to Pandeglang Regency and break the chain of the spread of Covid-19 in underdeveloped regions that are difficult to get medical personnel and adequate equipment. The conclusion of this research is the forward chaining method can solve this problem. Keywords Implementation, Forward Chaining Method, Covid-19, Berkah Pandeglang District Hospital (RSUD Berkah Pandeglang) Abstrak Pada tahun 2020 terjadi begitu maraknya virus yang menggemparkan dunia yaitu Coronavirus Disease 2019. Virus ini merupakan pengembangan dari virus MERS (middle East Respiratory Syndrome Corona Virus). Covid-9 dapat menularkan dengan cepat dibandingkan virus Mers. Permasalahan yang ada di Kabupaten Pandeglang yaitu kurangnya tenaga medis dan alat kesehatan. Hal ini dikarenakan Kabupten Pandeglang merupakan daerah tertinggal di antara kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Banten. Maka dari itu, penelitian ini ditujukan untuk dapat membantu pengecekan pasien yang terjangkit positif Covid-19. Adapun metode yang digunakan adalah metode forward chaining yang dianggap sederhana namun mudah untuk dipahami. Metode ini menggunakan system runut maju yang akan mendeteksi setiap gejala yang dialami pasien. Data yang digunakan yaitu berupa kuesioner hasil wawancara dengan para pakar dibidangnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Kabupaten Pandeglang dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah tertinggal yang sulit mendapatkan tenaga medis dan peralatan yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini metode forward chaining dapat memecahkan permasalahan tersebut. Kata kunci Implimentasi, Metode Forward Chaining, Covid-19, RSUD Berkah Pandeglang I. PENDAHULUAN Ada 9 negara yang telah melaporkan kasus MERS-CoV yakni (yakni perncis,jordania,Qatar,arab Saudi,Tunisia,jerman ingris,dan uni emirat arab).sedangkan dari sumber WHO 9 mei 2014 pada bulan april 2012 -08 mei 2014 ada 536 kasus yang di konfirmasilaboratorium dengan angka kematian 145.kemudian menurunkan fakta baru berdasarkan aturan premisnya cocok dengan fakta yang di ketahui.oleh sebab itu dengan adanya beberapa penelitian tersebut maka penulis termotivasi untuk membangun sebuah penelitian terkait Covid 19[1]. COVID-19 merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh sindrome pernapasan akut virus ini merupakan keluarga besar corona virus yang dapat menyerang hewan ketika menyerang manusia corona virus biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan seperti flu[2].dunia saat ini tengah waspada dengan penyebaran sebuah virus yang di kenal dengan virus corona.coronavirus (COV) merupakan bagian dari keluarga penyakit mulai dari flu hingga penyakit yang lebih berat seperti middle east respiratory syndrome and severe acute respiratory syndrome (SARS-COV)[3].virus corona atau covid 19 sedang melanda dunia di awal 2020 yang berasal dari daratan cina .korban pun berjatuhan dan di perediksi akan menyebar ke seluruh penjuru dunia jika tidak di tangani dengan baik dan cepat[4].infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalilas di dunia indonesia.informasi virus penyebab brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Universitas Asahan