Al-Kawakib Volume 3 Number 1 2022, pp 23-31 ISSN: Online 2746-4997 DOI: https://doi.org/10.24036/kwkib.vxix 23 Pendidikan Diniyah: Dinamika TPQ-TQA dan MDT (Awu) dan Sejenisnya Dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia Ridhatul Husna 1 , Zulmuqim 2 , Muhammad Zalnur 3 1,2,3 Fakultas Tarbiyah, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia Corresponding author, e-mail: ridhatulhusna15@gmail.com Abstract This study aims to explore the Al-Quran Education Park (TPQ) is an institution that is engaged in religious activities, as well as the Al-Quran Education Park (TPQ) which should be a very appropriate institution to develop Islamic symbols in terms of deepening read the Qur'an properly and correctly and the madrasa diniyah from a historical perspective. This research is using a library approach. Madrasah Diniyah provide awareness for the Islamic Community about the existence of Religious Education. In its development, it has led to the renewal of Islamic education. In the next phase of Madrasah the diniyah have still received recognition from the government as part of the national education system in Indonesia. It also has a level of education such as basic education which is called madrasah diniyah ula or Awaliyah. Keywords: Diniyah, TPQ-TQA and MDA, Dynamics This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2018 by author. Pendahuluan Al-Qur'an dijadikan sebagai sumber pendidikan Islam yang pertama dan utama karena memiliki nilai-nilai mutlak yang diturunkan dari Allah SWT, Allah SWT menciptakan manusia dan Dia yang mendidik manusia, dimana kandungan pendidikan telah diwujudkan dalam wahyu-Nya,tidak ada satupun masalah termasuk masalah pendidikan yang berada di luar jangkauan Al-Qur'an. Lembaga pendidikan islam adalah tempat atau organisasi yang menyelenggarakan pendidikan islam, yang mempunyai struktur yang jelas, dan bertanggung jawab atas terlaksananya pendidikan islam. Oleh sebab itu lembaga pendidikan islam tersebut harus dapat menciptakan suasana yang memungkinkan terlaksananya pendidikan dengan baik, menurut tugas yang diberikan kepadanya (Umar, 2011). Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang kegiatan-kegiatan agamis, begitupun seyogyanya taman pendidkan Al-Quran (TPQ) yang ada di Kelurahan Pagar Dewa yang seharusnya merupakan lembaga yang sangat tepat untuk mengembangkan syiar Islam dalam hal pendalaman membaca Al-Quran dengan baik dan benar dan kegiatan agama lainnya sesuai dengan visi, misi, dan tujuan dari taman pendidikan Al-Quran tersebut. Keterampilan membaca Al-Quran yang baik dan benar atau lebih dikenal dengan istilah mengaji merupakan keterampilan penting pada fase awal guna memahami isi kandungan Al-Quran. Keberadaan TKA/TKQ dan TPA/TPQ mempunyai potensi dan pengaruh yang sangat besar dalam pertumbuhan pendidikan keagamaan, karena TKQ dan TPQ berperan besar dalam membangun akhlak dan moral calon generasi penerus bangsa (Direktorat, 2013). Kini lembaga pendidikan Al-Quran berupa TKQ/TPQ atau sejenisnya telah cukup eksis. Dengan disahkannya PP No. 55 Tahun 2007 tentang pendidikan agama dan pendidikan keagamaan, makin memperkokoh keberadaan lembaga pendidikan Al-Quran ini, sehingga menuntut penyelenggarannnya untuk lebih professional (Direktorat, 2013). Keberadaan Madrasah diniyah dilatarbelakangi adanya keinginan dari masyarakat Islam untuk belajar secara seimbang antara ilmu agama dan ilmu Pengetahuan umum. Madrasah di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang, eksistensinya bermula pada abad ke-20. Dalam lintasan sejarah, eksistensi madrasah tidak lepas karena adanya semangat pembaharuan