Jenis Kelelawar Pemakan Buah (Pteropodidae) di Taman Wisata Alam Gunung Meja Manokwari 1) 2) Freddy Pattiselanno dan Petrus I. Bumbut 1) Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Periknan dan Ilmu Kelautan (FPPK) Universitas Negeri Papua UNIPA, Manokwari 98314 Indonesia 2) Jurusan Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan (FAHUTAN) UNIPA, Manokwari 98314 Indonesia Email: pattiselannofreddy@yahoo.com Diterima Desember 2010 disetujui untuk diterbitkan Mei 2011 Abstract A study of bats was aimed to collect information on the presence of fruit bats that predicted involved in pollination or seed dispersal of certain commercial fruit plants within and around the Taman Wisata Alam Gunung Meja, Manokwari. Forty five individual consists of 8 (eight) species: Dobsonia minor, Dobsonia moluccensis, Macroglossus minimus, Nyctimene aello, Nyctimene albiventer, Nyctimene draconilla, Rousettus amlexicaudatus and Syconicteris australis have been captured and identified during the survey. It was assumed based on observation of vegetation found around the study site that the presence of fruit bats species help to maintain and contribute to seed dispersal of the fruit plants. Further study is required to obtain accurate data through the stomach content collection of the observed bats. Land conversion and illegal hunting was frightened influence the bat habitat and population which finally impact to fruit production. Key words: Fruit bat, distribution, Taman Wisata, Gunung Meja,Manokwari Abstrak Kajian tentang kelelawar dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi tentang keberadaan spesis kelelawar pemakan buah yang diperkirakan terlibat dalam proses polinasi atau penyebaran biji tanaman buah komersil di dalam dan sekitar kawasan Taman Wisata Alam Gunung Meja. Sebanyak 45 individu terdiri dari delapan sepcies antara lain Dobsonia minor, Dobsonia moluccensis, Macroglossus minimus, Nyctimene aello, Nyctimene albiventer, Nyctimene draconilla, Rousettus amlexicaudatus dan Syconicteris australis berhasil ditangkap dan diidentifikasi selama penelitian. Berdasarkan analisis vegetasi di sekitar lokasi penelitian diperkirakan kehadiran kelelawar pemakan buah menjaga dan membantu penyebaran biji tanaman buah-buahan. Studi mendalam diperlukan untuk mendapatkan data yang akurat melalui koleksi kandungan isi perut dari kelelawar yang diamati. Konversi lahan dan perburuan illegal sangat mempengaruhi populasi dan habitat yang pada akhirnya memberikan dampak terhadap produksi buah-buahan. Kata kunci: kelelawar, buah, distribusi, Taman Wisata, Gunung Meja,Manokwari Multipihak Pengelolaan Taman Wisata Alam Pendahuluan Gunung Meja (2003), diperkirakan luas yang Taman Wisata Alam Gunung Meja (TWGM) sedang ditanami buah-buahan berkisar memiliki letak yang strategis dan mudah 34.92 ha (langsat, durian, rambutan, dicapai dengan kendaraan umum dari pusat mangga, alpukat, pisang dan nangka) atau kota Manokwari. Kondisi tersebut berdasarkan perhitungan ekonomi kawasan merupakan salah satu faktor yang tersebut memberikan sumbangan sekitar menyebabkan tingginya aksesibilitas 4.27 milyar per tahun terhadap masyarakat masyarakat terhadap kawasan TWGM. Hal yang mengusahakannya. Potensi buah- ini pula yang menjadi salah satu aspek buahan yang ada di dalam dan sekitar penentu keeratan interaksi antara kawasan TWGM diduga tidak lepas dari masyarakat dengan kawasan lindung ini. peranan aktif kelelawar pemakan buah yang Bukti interaksi yang terbentuk dapat dilihat ikut membantu memencarkan biji pohon dari kegiatan pertanian dalam arti luas yang buah-buahan serta proses polinasi tanaman dilakukan masyarakat baik di sekitar dan tersebut dalam menjaga keragaman dalam kawasan TWGM (misalnya produksi tumbuhan di dalam ekosistem hutan. tanaman buah-buahan). Hasil kajian yang Kelalawar pemakan buah dengan daya dilakukan oleh Tim Fasilitasi Perencanaan CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by Publikasi Online Fakultas Biologi UNSOED (Universitas Jenderal Soedirman)