JURNAL ILMIAH MAHASISWA PERTANIAN E-ISSN: 2614-6053 P-ISSN: 2615-2878 Volume 6, Nomor 2, Mei 2021 www.jim.unsyiah.ac.id/JFP Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, Volume 6, Nomor 2, Mei 2021 112 Pengaruh Biochar terhadap Serapan HaraTanaman Jagung Manis pada Tanah Bekas Tambang Batubara (The Effect of Biochar on Nutrient Uptake of Sweet Corns in Ex-Coal Mining Soil) * 1 Syakur , 1 , Yadi Jufri 1 Rezeki Riski 1 Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala corresponding author: syakur@unsyiah.ac.id Abstrak. Biochar adalah bahan organik yang kaya akan kandungan karbon yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembenah tanah untuk mereklamasi tanah bekas tambang batubara. Biochar dihasilkan dari proses pembakaran bahan organik dalam kondisi oksigen yang terbatas sehingga membentuk pori-pori dan memiliki luas permukaan yang tinggi. Keberadaan pori-pori dan permukaan yang luas pada biochar dapat mengikat air dan memiliki kemampuan dalam mempertahankan nutrisi tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok non Faktorial (RAKNF) terdiri dari A0 (kontrol), A1 (biochar cangkang kopi 10 ton ha -1 ), A2 (biochar cangkang kopi 20 ton ha -1 ), A3 (biochar cangkang sawit 10 ton ha -1 ), dan A4 (biochar cangkang sawit 20 ton ha -1 ). Perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah serapan hara N, P, K tanaman. Pengambilan sampel tanaman untuk analisis serapan hara dilakukan pada umur 45 hari setelah tanam (HST). Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian biochar dapat meningkatkan serapan hara N, P, K tanaman jagung manis dan perlakuan biochar cangkang sawit 10 ton ha -1 memberikan respon tertinggi terhadap serapan hara tanaman jagung manis. Kata Kunci: biochar, tanah bekas tambang, serapan hara Abstract. Biochar is an organic material that is rich in carbon content which can be used as a soil amendment to reclaim land from ex-coal mining. Biochar is produced from the combustion process of organic materials under limited oxygen conditions so that it forms pores and has a high surface area. The presence of pores and a wide surface in biochar can bind water and has the ability to retain plant nutrients. This research was conducted using a non-factorial randomized block design. The treatments consisted of A0 (control), A1 (10 ton ha -1 coffee shell biochar), A2 (20 ton ha -1 coffee shell biochar), A3 (10 ton ha -1 palm kernel shell biochar), and A4 (20 ton ha -1 palm kernel shell biochar). The treatments was repeated three times. The parameters observed were N, P, K of sweet corns. Plant sampling for nutrient uptake analysis was carried out at the age of 45 days after planting (DAP). The research prove that by given biochar can increase nutrient uptake N, P, K of sweet corns and the dosage of 10 ton ha -1 oil palm shell biochar treatment gave provided the highest response to nutrient uptake of sweet corn. Keyword: biochar, ex-coal mining soil, nutrient uptake PENDAHULUAN Di Indonesia sektor pertambangan merupakan suatu kegiatan yang dinyatakan dapat menggerakkan perekonomian nasional, disebabkan kontribusi pertambangan yang digunakan untuk pembangunan regional cukup besar, dan pertambangan mempunyai optimalisasi penggunaan lahan yang cukup menarik sehingga mampu menambah lapangan pekerjaan, serta dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun dampak yang diberikan akibat aktivitas penambangan batubara menyebabkan ketidakseimbangan ekologi atau ekosistem, sehingga terjadinya kerusakan pada lingkungan, vegetasi sulit tumbuh, dan lahan menjadi tidak produktif. Pada saat terjadi hujan, maka air akan sulit meresap ke dalam tanah atau sebagian besar akan mengalir di permukaan tanah, hal ini mengakibatkan air tanah menjadi berkurang dan berdampak pada erosi yang terus meningkat bahkan banjir hingga longsor akan menjadi