Prosiding Seminar Nasional PGSD UST 2020 5 Inovasi Pendidikan di Era Milenial PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF SD DI ERA MILENIAL Oleh: Ana Fitrotun Nisa 1) PGSD FKIP Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa ananisa@ymail.com Abstrak Era milenial merupakan era yang identik dengan perkembangan teknologi di segala aspek. Pendidikan harus turut serta menyesuaikan dengan perkembangan era ini. Salah satu hal yang dapat dilakukan yaitu dengan mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan teritegrasi dengan karakter. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan tahapan dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar di era milenial. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan menganalisis berbagai jurna, kajian teori dan penelitian lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengembangkan model pembelajaran dapat dilakukan dengan tahapan penelitian pengembangan Borg & Gall, Dick, Carey & Carey, serta teori pengembangan lainnya. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif antara lain yaitu aspek, integrasi technologi pedagogical content knowledge, aspek high order thinking skill, terintegrasi dengan budaya literasi, terintegrasi dengan pendidikan karakter, serta berbasis neuroscience. Kata kunci: Model Pembelajaran Inovatif Abstract The millennial era is an identical era with technological developments in all aspects. Education must participate in adapting to the development of this era. One of the things that can be done is to develop a learning model that is in accordance with technological developments and is integrated with character. This article aims to describe the stages in developing innovative learning models in elementary schools in the millennial era. This research is a literature study by analyzing various journals, theoretical studies and other relevant research. The results showed that developing a learning model could be carried out with the development research stages of Borg & Gall, Dick, Carey & Carey, and other development theories. Some aspects that need to be considered in developing innovative learning models include aspects, integrated with technology pedagogical content knowledge, high order thinking skills aspects , integrated with literacy culture, integrated with character education, basee on neuroscience learning. Keywords: Innovative Learning Model Pendahuluan Generasi milenial (Gen-Y) merupakan istilah bagi generasi yang lahir dalam rentang waktu awal tahun 1980 hingga tahun 2000. Disebut generasi milenial karena generasi ini tumbuh pada masa pergantian millenium. Masa ini merupakan masa masuknya teknologi digital ke segala sendi kehidupan. Hal tersebut menjadikan teknologi digital menjadi kebutuhan dasar pada generasi ini. Namun, banyak orang berpandangan bahwasannya telah terjadi pergeseran nilai-nilai sosial ketimuran. Karena lebih terbuka pemikirannya dengan mudah mengadopsi nilai-nilai sosial barat yang lebih modern (Friansyah, 2020). Pendidikan harus turut berperan aktif dalam perkembangan zaman yang begitu pesat berubah. Dalam menyelenggarakan pembelajaran guru juga harus menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik yang mereka ampu. Jika disampaikan sebelumnya generasi pada era millenial ini merupakan generasi yang tidak dapat terpisah dari teknologi, maka pembelajaran yang dilakukan hendaknya juga terintegrasi dengan teknologi, namun dalam pelaksanaannya juga perlu adanya penguatan sikap-sikap atau karakter ketimuran agar brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)