Prosiding Seminar Nasional SMIPT 2020 Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, vol. 3, nol. 1, 2020 p-ISSN: 2622-0520; e-ISSN: 2622-593X *Corresponding Author: Ahmad Suwardi Pertama Email: ahmadsuwardi.1711010173@mail.darmajaya.ac.id Article History: Received: September 02, 2019, Accepted: Oktober 01, 2020 151 Serangan Sinyal Jamming Menggunakan Wemos D1 Mini Pada Wireless IEEE 802.11i Ahmad Suwardi 1 , Berkat Fa’atulo Halawa 2 , Robby Toro 3 , Rahmalia Syahputri 4 1-4 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Corresponding Author:Ahmad Suwardi Penulis Pertama: Telp: 085384481903 E-mail: ahmadsuwardi.1711010173@mail.darmajaya.ac.id Abstrak: Pemanfaatan jaringan nirkabel di masa pandemic COVID-19 saat ini sangat tinggi untuk menunjang pendidikan, pekerjaan, dan lainnya. Jaringan nirkabel memanfaatkan gelombang elektromagnetik yang mempunyai besaran energi listrik serta magnet tanpa membutuhkan media rambat kabel. Jaringan nirkabel seperti wireless local area network (WLAN), disebut juga sebagai Wi- Fi, menggunakan teknologi WPA2-PSK untuk keamanan komunikasi. Teknologi tersebut menerapkan algoritma AES dan CCMP untuk menggantikan teknologi TKIP yang digunakan pada versi WPA sebelumnya. Pada sistem keamanan jaringan WPA2-PSK, penyerang dapat menggunakan gelombang radio sebagai media untuk mengacaukan hingga mematikan koneksi jaringan pada accsess point. Serangan sinyal jamming ini menyebabkan wireless kehilangan kemampuan untuk memberikan layanan kepada perangkat lain (denial of service). Untuk mengetahui jenis serangan sinyal jamming dan waktu yang dibutuhkan untuk mematikan fungsi accesss point telah di bangun simulasi serangan sinyal jamming berdasarkan tiga jarak yang berbeda dari perangkat penyerang yang menggunakan wemos d1 mini ke acces point. Berdasarkan simulasi tersebut, jarak dan kekuatan sinyal unduh dan unggah sangat berpengaruh pada proses jamming yang dilakukan. Semakin dekat jarak penyerang pada accesss point dan semakin besar kekuatan sinyal, maka akan semakin lama waktu yang diperlukan untuk mematikan fungsi accesss point. Kata Kunci: Sinyal Jamming, Wireless, Password, WPA2-PSK, IEEE 1. PENDAHULUAN Pada masa pandemic COVID-19 saat ini, banyak sekali kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah terutama dibidang pendidikan antara lain penerapan sekolah dari rumah. Kebijakan ini berimbas, salah satunya, pada penggunaan teknologi jaringan nirkabel yang sangat tinggi. Teknologi nirkabel (wireless) memenuhi ragam keperluan dari komunikasi jarak dekat dan spontanitas yang difasilitasi oleh perangkat bluetooth hingga jarak jauh seperti menjembatani komunikasi data antar negara melalui teknologi telpon selular. Teknologi wireless yang sangat popular penggunaannya saat ini antara lain adalah wireless local area network (WLAN). Walaupun terdapat banyak kelebihan dari implementasi teknologi Wi-Fi, ternyata teknologi ini mempunyai banyak celah kelemahan dalam keamanan dibanding dengan jaringan menggunakan kabel. Jaringan yang menggunakan kabel hanya meliputi penanganan pada komputer yang terhubung dengan jaringan tersebut, beda halnya dengan jaringan yang menggunakan teknologi Wi-Fi yang cakupan jangkauan lebih luas dan bisa digunakan di mana saja yang memungkinkan pengguna jaringan wireless untuk masuk atau menggunakan fasilitas Wi-Fi atau bahkan mengambil data-data pengguna Wi-Fi lainnya yang terhubung di dalam satu jaringan lokal untuk kepentingan tertentu. Teknologi jaringan wireless seperti Wi-Fi ini rentan terhadap berbagai macam serangan, salah satu di antaranya adalah serangan jamming (3) Jamming merupakan proses atau metode untuk melumpuhkan komunikasi elektronik dengan cara menimpa atau menutupi sinyal dari suatu pemancar dengan sinyal lain (disebut sinyal jamming) yang mempunyai frekuensi sama dengan pemancar tetapi