Erny Indaha Zulfa & Suryadi Dampak Patologi Keluarga Terhadap Hubungan Sosial Remaja Santri di PP. Salafiyah Assyafi’iyah Al Aqsho Banyuwangi 13 | Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol. 1 No. 1 (2021) DAMPAK PATOLOGI KELUARGA TERHADAP HUBUNGAN SOSIAL REMAJA SANTRI DI PP. SALAFIYAH ASSYAFI’IYAH AL AQSHO BANYUWANGI Erny Indaha Zulfa & Suryadi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq Jember S2lazuvya@gmail.com erny.indaha@gmail.com Abstrak Keluarga merupakan salah satu unsur penting dalam memberi dukungan sosial terhadap remaja. Memasuki masa remaja merupakan masa transisi anak-anak menjadi dewasa, segala perubahan yang dialami remaja akan memberikan dampak bagi mereka. Hal ini menjadikan remaja sebagai sosok yang cukup sentimental terhadap hal-hal yang bersifat pribadi, seperti permasalahan dalam keluarga misalnya. Namun, bagaimana jika keluarga yang seharusnya menjadi figur yang mendampingi perkembangan sosial remaja merupakan pihak yang tidak berdampak negatif? Artikel ini merupakan penelitian kualitatif jenis studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian data dianalisis secara mendalam menggunakan bentuk analisis domain. Penelitian dilakukan di PP. Salafiyah Assyafi’iyah Al Aqsho dengan jumlah informan sebanyak 4 anak yang diambil berdasarkan Alat Ungkap Masalah (AUM) dari jumlah seluruh santri yaitu 25 anak. Berdasarkan data yang diperoleh, remaja santri yang mengalami permalahan dalam keluarga sebagian besar mengalami hambatan dalam hubungan sosial mereka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi keluarga yang kurang baik (patologi) akan memberikan dampak pada hubungan sosial anak remaja mereka. Kata Kunci: Patologi Keluarga, Hubungan Sosial, Remaja Pendahuluan Manusia sebagai mahluk sosial, dituntut untuk memiliki hubungan sosial yang baik. Apabila hal ini tidak dimiliki oleh individu, maka akan berdampak pada kehidupan yang penuh kesepian dan tekanan. Seseorang dengan keterampilan hubungan sosial yang baik, dapat menjadi pribadi yang lebih menarik, memudahkan dalam mencari pekerjaan, dan mampu membangun hubungan yang efektif antar sesama.