421 EFEKTIVITAS SENI BUDAYA TARLING CIREBONAN SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DI KABUPATEN CIREBON JAWA BARAT (Effectiveness of Tarling Cirebonan Cultural Arts as a Media to Improve Pregnant Women’s Knowledge in Cirebon District of West Java) Herti Maryani 1 , Lia Nurcahyani 2 , Rinela Padmawati 2 , Neli Nurlina 2 Naskah masuk: 31 Agustus 2015, Review 1: 3 September 2015, Review 2: 3 September 2015, Naskah layak terbit: 5 Oktober 2015 ABSTRAK Latar Belakang: Program Kemenkes untuk meningkatkan pengetahuan ibu adalah kelas ibu hamil. Sampai saat ini media yang digunakan belum bervariasi, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang berbasis budaya lokal untuk melengkapi media yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi pembelajaran dengan tarling Cirebonan. Metode: Desain penelitian adalah quasi experimental menggunakan non randomized pre test and post test with control group design. Penelitian dilakukan di empat desa wilayah kerja Puskesmas Kalibuntu Kabupaten Cirebon pada Tahun 2014. Sampel adalah 80 ibu hamil, 40 orang dilakukan intervensi tarling dan 40 orang lainnya merupakan kontrol dengan lembar balik. Focus Group Discussion (FGD) dilakukan kepada ibu, suami dan masyarakat, indepth interview kepada bidan desa. Instrumen penelitian meliputi music box berisi ringtone dan lirik tarling Cirebonan, lembar balik, serta kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan uji paired t-test dan independen t-test dan data kualitatif dianalisis deskriptif. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pengetahuan ibu pada pre test dan post test pertama maupun post test kedua dengan beda mean 1,35 dan 1,70 dengan p value 0,047 dan 0,033. Ibu, suami, bidan desa serta masyarakat sangat mendukung penggunaan tarling Cirebonan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan pengetahuan ibu pada pre test dan post test pertama maupun post test kedua dengan beda mean 1,35 dan 1,70. Ibu, suami, bidan desa serta masyarakat sangat mendukung penggunaan tarling Cirebonan. Saran: Media tarling Cirebonan lebih efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu dibanding media lembar balik, sehingga bisa dijadikan sebagai media yang inovatif untuk kelas ibu hamil guna meningkatkan pengetahuan ibu Kata kunci: Tarling Cirebonan, Lembar Balik, Pengetahuan Ibu Hamil ABSTRACT Background: Antenatal class is a program from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia for increasing pregnant women’s knowledge. Until recently, the media used in has not varied yet; thus, innovation on instructional media based on culture to complement the existing media is needed. One of the typical cultural arts of Cirebon is Tarling Cirebonan. The objective is to analyze the effectiveness of media Tarling Cirebonan to improve pregnant women’s knowledges. Methods: This was an analytic study with a quasi experimental design and a non-randomized pre-test and post-test with control group design, by making use of qualitative data. The study was conducted in Cirebon District from March to September 2014. The study sample was 80 pregnant women in Kalibuntu Health Center (40 with Cirebonan Tarling media and 40 with flipchart media). Research instruments included music box containing ringtone and lyrics of Tarling Cirebonan consisting of antenatal class materials, flipchart, questionnaires, in-depth interview and focus group discussion’s guide. Data analysis with a paired t-test and independent t-test. Result: There were significant differences in score changes on pregnant women’s knowledge at pre-test and first post-test and second post test with a mean difference of 1.35 and 1.70. There was a positive response from pregnant women, the husband, village midwives and society against Cirebonan Tarling media. Conclusions: There 1 Pusat Humaniora, Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Litbangkes Kemenkes RI, Jl. Indrapura 17 Surabaya, E-mail: herti_maryani@yahoo.com 2 Prodi Kebidanan Cirebon, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Jl. Cilolohan 35 Tawang Tasikmalaya, Jabar