ANALISIS PERHITUNGAN VALUE AT RISK (VAR) DENGAN METODE HISTORIS DAN VARIANSI-KOVARIANSI SERTA PENERAPANNYA DALAM PORTOFOLIO Anton Sri Haryanto 1 , Deni Saepudin 2 , Irma Palupi 3 1,2,3 Prodi Ilmu Komputasi Telkom University, Bandung 1 antonsharyanto@hotmail.com, 2 dns@ittelkom.ac.id, 3 irma.palupi@gmail.com ABSTRAK Pengukuran risiko merupakan aspek yang sangat penting dalam analisis keuangan. Value at Risk (VaR) merupakan salah satu metode yang sering digunakan untuk menentukan risiko kerugian maksimum. VaR menghitung kerugian maksimum investasi portofolio dalam hal ini instrumennya saham. VaR memiliki beberapa metode, diantaranya metode historis dan variansi-kovariansi. Metode Historis menggunakan asumsi bahwa, kondisi perubahan harga pasar pada hari ini sampai esok hari adalah sama dengan kondisi perubahan harga pasar pada masa lalu. Metode Variansi - Kovariansi berdasarkan asumsi bahwa return dan nilai portofolio berdistribusi normal. Disini akan mencoba menerapkan VaR dengan metode historis dan variansi-kovariansi untuk portofolio yang tergabung dalam indeks saham JII. Untuk menghitung akurasi dari hasil kedua metode, antara nilai prediksi kerugian maksimum dengan nilai aktual, akan digunakan MAPE. Metode historis untuk portofolio yang memberikan nilai risiko terkecil, menghasilkan nilai akurasi MAPE sebesar 9.8347% dan bila disyaratkan tingkat return menjadi 10% akan menghasilkan akurasi sebesar 8.5309%. Sedangkan metode variansi-kovariansi untuk portofolio yang memberikan nilai risiko terkecil menghasilkan nilai akurasi MAPE sebesar 6.0186% dan bila disyaratkan tingkat returnnya menjadi 10% akan menghasilkan akurasi sebesar 5.0478%. Dari hasil akurasi, estimasi kerugian maksimum terkecil portofolio terdapat pada skema protofolio dengan metode variansi-kovariansi bobot minimum varian line. Kata Kunci : VaR, Portofolio, JII, metode historis, variansi-kovariansi, MAPE ABSTRACT Risk measurement is a very important aspect in financial analysis. Value at Risk (VaR) is one method that is often used to determine the risk of maximum loss. VaR calculate the maximum loss in portfolio investment in this instrument stock. VaR has several methods, including methods of historical and variance-covariance. Historical method using the assumption that conditions on the market price changes today until tomorrow is the same as the condition of changes in market prices in the past. Methods Variance - Covariance is based on the assumption that returns are normally distributed and the value of the portfolio. Here will try to apply the methods of historical VaR and variance-covariance for the portfolio is incorporated in the stock index JII. To calculate the accuracy of the results of both methods, the maximum loss predicted values to the actual value, will be used MAPE. Historical method for the portfolio value the smallest risk, generating value MAPE accuracy of 9.8347% and if the required rate of return to 10% would result in an accuracy of 8.5309%. While the variance-covariance method for the portfolio value the smallest risk of generating value MAPE accuracy of 6.0186% and when required returnnya level to 10% will result in an accuracy of 5.0478%. Accuracy of results, estimation of the maximum loss the smallest portfolio schemes contained in the portfolio with a variance-covariance method minimum weight variant line. Keywords: VaR, Portfolio, JII, historical method, variance-covariance, MAPE 1. Pendahuluan Pengukuran risiko merupakan aspek yang sangat penting dalam analisis keuangan. Value at Risk (VaR) merupakan salah satu metode yang sering digunakan untuk menentukan risiko kerugian maksimum yang akan diterima oleh investor pada suatu investasi, baik investasi pada aset saham, obligasi atau portofolio. VaR mengukur kemungkinan kerugian terburuk yang diharapkan pada kondisi pasar normal dalam interval waktu ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.2, No.3 Desember 2015 | Page 7886