460
Economics Development Analysis Journal 5 (4) (2016)
Economics Development Analysis Journal
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edaj
Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter dalam Mempengaruhi Inflasi dan
Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
Rifky Yudi Setiawan
1
, Karsinah
2
Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang
Info Artikel
________________
Sejarah Artikel:
Diterima September
2016
Disetujui Oktober 2016
Dipublikasikan
November 2016
________________
Keywords:
Monetary Police,
Conventional, Sharia,
Inflation, Economic Growth,
Vector Error Correction
Model (VECM)
____________________
Abstrak
___________________________________________________________________
Sejak dikeluarkannya UU Bank Indonesia yang baru tahun 1999, Bank Indonesia telah diberi
amanah sebagai otoritas moneter ganda yang dapat menjalankan kebijakan moneter konvensional
maupun syariah. Sejak saat itu perbankan dan keuangan syariah berkembang pesat.Penelitian ini
bertujuan untuk melihat alur transmisi kebijakan moneter dari sisi konvensional dan syariah dalam
mempengaruhi inflasi dan pertumbuhan ekonomi, yang kemudian membandingkan keduanya.
Hasil penelitian menunjukkan jalur konvensional memiliki alur sesuai dengan teori transmisi
kebijakan moneter yang ada hingga mempengaruhi inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan
jalur syariah belum mempunyai alur yang sesuai dengan teori kebijakan moneter yang ada.
Berdasarkan hasil VECM variabel syariah dapat menurunkan laju inflasi dan meningkatkan
pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel konvensional dapat menurunkan laju inflasi akan
tetapi menahan laju pertumbuhan ekonomi. Kemudian berdasarkan hasil FEVD jalur
konvensional lebih berpengaruh dalam mengendalikan pertumbuhan ekonomi dan inflasi dengan
masing-masing kontribusi sebesar 50,5% dan 19,97%, sedangkan jalur syariah masing-masing
sebesar 29,07%. dan 19,47%.
Abstract
________________________________________________________________
Since New Banking Act in 1998, Indonesia has implemented a dual banking system, where conventional and
Islamic banks can operate side by side throughout Indonesia. With the implementation of Bank of Indonesia’s
Act in 1999, Bank of Indonesia has a dual mandate to conduct both conventional and Islamic monetary
policies. Since then, the Islamic banking and finance has been growing rapidly. The aim of this study is to see
how transmission channel of monetary policy from side of conventional and Sharia channel to Influence
Inflation and Economic Growth compare them both. The results showed the conventional channel is worked
according to the theory of transmission mechanism of monetary policy that affect the final target inflation and
economic growth, whereas Sharia channel does not worked according to the monetary policy. Based on the
results of VECM on Sharia channel variable can reduce the inflation and increase the economic growth at the
same time, while the variable of conventional channel can reduce the inflation but also reduce the economic
growth at the same time. Then based on the results of FEVD conventional channel is more effective in
controlling the economic growth and the inflation with contribution of 50.5% and 19.97%. while the Islamic
bank financing channel with contribution of 29.07% and 19.47%.
© 2016 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Ruang Jurnal,Gedung L FE UNNES Sekaran Gunungpati
Semarang 50229, Indonesia
E-mail: rifkyyudis@gmail.com
ISSN 2252-6765