46 Jurnal Teknik Elektro, Vol. 11, No. 2, September 2018, 46-50 DOI: 10.9744/jte.11.2.46-50 ISSN 1411-870X Abstrak Pemanfaatan gelombang air sebagai penggerak utama pembangkit listrik saat ini sedang banyak diteliti, untuk itu dibuat suatu prototype generator linier sebagai pembangkit listrik tenaga ombak. Gelombang yang dihasilkan oleh ombak laut merupakan gelombang sinusoidal. Generator linier merupakan generator yang bekerja dengan sistem translasi yang menangkap gelombang ombak sebagai penggerak utama. Dengan adanya gelombang ombak ini, maka energi mekanik dari gelombang ombak dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan adanya translator. Terdapat 3 variasi susunan magnet yang digunakan, yaitu susunan magnet Konvensional, susunan magnet Halbach Array, dan susunan magnet Eksperimen. Berdasarkan hasil pengujian, tegangan terhadap frekuensi yang paling besar dihasilkan oleh susunan magnet Halbach Array. Kata KunciPrototype Generator Linier, Magnet, Ombak I. PENDAHULUAN Potensi pengembangan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan gelombang dan arus laut sangatlah besar pemanfaatannya di Indonesia. Penelitian linear permanent magnet generator untuk pembangkit listrik tenaga ombak ini dilakukan untuk memanfaatkan energi alam yang tersedia secara cuma cuma [1]. Ada beberapa tipe generator yang memanfaatkan energi gelombang laut sebagai penggerak utama, diantaranya adalah generator yang menggunakan turbin, oscilating water column, serta point absorber. Prinsip kerja dari point absorber ini adalah mengkonversi gelombang air laut menjadi gerak translasi, maka itu dibutuhkan linear generator untuk mengkonversi gerak translasi menjadi energi listrik [2]. Generator konvensional dibuat dengan memanfaatkan energi mekanik dari putaran mesin. Berbeda dengan generator konvensional pada umumnya, linear permanent magnet generator menghasilkan energi secara linier tanpa menggunakan komponen - komponen perantara, seperti roda gigi, baut, ataupun poros engkol. Secara umum, beberapa keuntungan dari model linear permanent magnet generator ini adalah struktur yang sederhana dan memiliki ketahanan yang relatif panjang dibandingkan dengan generator konvensional pada umumnya. Disamping itu juga, peng-eliminasian komponen komponen perantara ini juga membantu mengurangi biaya dan membuat sistem struktur yang lebih ringkas [3]. Kelebihan lain dari generator linier ini adalah, daya yang dihasilkan dari gelombang air laut dapat mencapai 2 3 kW dibandingkan dengan solar cell yang hanya berkisar 0,1 - 0,3 kW dan energi angin yang hanya berkisar 0,5 kW [4]. Energi alternatif yang bersih dan berjangka panjang merupakan hal yang atraktif seiring dengan harga bahan bakar fosil yang semakin meningkat dan berdampak buruk pada sistem energi konvensional. Hal ini mengerahkan sektor energi terbarukan untuk mengembangkan berbagai macam alternatif untuk menggantikan energi konvensional. Dalam tahun terakhir ini, banyak negara berkontribusi untuk mengerahkan energi terbarukan dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga angin maupun solar cell [5]. II. PERENCANAAN DESAIN ALAT A. Translator Pada tahap ini dimulai dengan menggambar desain yang dapat dilihat pada gambar 3.3 dan merancang translator yang akan digunakan. Translator dengan diameter 5 cm ini dibuat sesuai dengan stator yang akan dipakai. Setelah translator didesain, plat dengan tebal 0,6 mm dipotong dengan menggunakan mesin laser. Ada 8 buah lubang yang berbentuk kotak disediakan sebagai tempat magnet Neodymium dengan rusuk 1 cm. Serta terdapat 3 buah lubang dengan diameter 5 mm untuk tempat baut agar translator tidak bergerak. 1 buah magnet memerlukan kurang lebih 15 lembar plat yang telah dipotong. Gambar 1. Tampak Atas Desain Translator dengan 8 Buah Lubang Magnet Pada Gambar 2 halaman 2, dapat terlihat desain susunan dari Translator yang terdiri dari plat yang sudah dipotong dan disusun, serta magnet yang sudah disusun pada susunan plat. Pembuatan Prototype Generator Linier 1 VA Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Air Laut Felix Hariyanto Kwan, Heri Saptono, Hanny Hosiana Tumbelaka Program Studi Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Jl.Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236, Indonesia E-Mail: felixhariyantokwan@gmail.com ; herisw@ petra.ac.id ; tumbeh@petra.ac.id