J u r n a l M a n a j e m e n T e k n o l o g i 49 Volume 9 Number 1 2010 Aplikasi Norm Game dan Locus of Control untuk Pengembangan Kebijakan Penanggulangan Pencurian Listrik Devilia Sari Utomo Sarjono Putro Yos Sunitiyoso Pri Hermawan Dhanan Sarwo Utomo Kelompok Keahlian Pengambilan Keputusan dan Negosiasi Strategis Sekolah Bisnis dan Manajemen-Institut Teknologi Bandung Abstrak Permasalahan pencurian listrik adalah permasalahan yang kompleks karena penyebab maupun modusnya beragam. Untuk mengamati mekanisme terjadinya pencurian listrik, menguji kebijakan penanganan pencurian listrik yang ada saat ini, serta mengetahui kebijakan yang baik untuk mengurangi angka pencurian listrik ini, maka dibangunlah model berbasis agen untuk mensimulasikan pola pencurian listrik ini. Mekanisme pengambilan keputusan agen disini menggunakan permainan norma dari Axelrod (1986) dan learning proses masing-masing agen diadaptasi dari teori lokus kontrol (Rotter, 1966) dimana agen dibedakan menjadi lokus kontrol internal dan lokus kontrol eksternal. Hasil simulasi yang dijalankan menunjukkan bahwa kebijakan penanganan pencurian listrik yang ada saat ini masih tidak dapat mengurangi angka pencurian listrik. Dengan memberikan reward bagi pelapor kegiatan pencurian listrik, jumlah pencurian listrik dapat dikurangi, namun pengurangan daya yang hilang akibat kegiatan pencurian listrik tidak signifikan. Kata kunci: Pemodelan, Simulasi, Berbasis Agen, Permainan norma, Pencurian Listrik 1.Pendahuluan Salah satu permasalahan yang dihadapi PT. PLN (Persero) selain kekurangan pembangkit adalah kegiatan pencurian listrik. Pencurian berupa "pencantolan" ke jaringan PT. PLN (PERSERO), merupakan rangkaian kejahatan yang sering dilakukan masyarakat pelanggan dan non pelanggan. Kerugiannya tidak hanya menggangu citra perusahaan, tetapi juga secara finansial dalam angka rupiah yang sangat besar.