Akta Kimindo Vol. 6(2), 2021: 127-135 DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j25493736.v6i2.7846 127 AKTA KIMIA INDONESIA Skrining Bakteri Lactobacillus dan Weisella untuk Produksi Asam Laktat dengan Metode Fermentasi Batch Atika Nandini 1* ; Silvana Dwi Nurherdiana 1 ; Dilirani Nagarajan 2 ; Jo Shu- Chang 2,3 1 Departemen Teknik Kimia, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya 2 Department of Chemical Engineering, National Cheng Kung University, Tainan, Taiwan 3 Research Center for Energy Technology and Strategy, National Cheng Kung University, Tainan, Taiwan *Corresponding author: Abstract Seven types of lactic acid bacteria (LAB) were used with batch lactic acid fermentation method. This study aims to determine effectiveness performance of LAB to produce LA in order to obtain high yield and productivity. Bacteria were L. plantarum, L. sakei, Weisella sp. 26, Weisella sp. 28, Weisella sp. 29, Weisella cibaria and Weisella paramesenteroides. LA production was carried out by using incubation and fermentation process. The incubation conditions: temperature of 30°C, glucose conc. of 20 g/L, agitation of 200 rpm, time of 14 h. Optimal fermentation conditions: pH of 5.5, temperature of 30°C, glucose conc. of 40 g/L, agitation of 200 rpm, time of 24 h, under anaerobic condition. Glucose and LA were analyzed by using HPLC. Highest LA productivity of 4.46 g/L/h was obtained using L. plantarum. Keywords: lactic acid bacteria, batch fermentation, Lactobacillus, Weisella. Abstrak Produksi asam laktat menggunakan tujuh jenis bakteri dengan metode fermentasi batch. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja bakteri asam laktat dalam memproduksi asam laktat sehingga didapatkan yield dan produktivas yang tinggi. Jenis bakteri yang digunakan adalah L. plantarum, L. sakei, Weisella sp. 26, Weisella sp. 28, Weisella sp. 29, Weisella cibaria dan Weisella paramesenteroides. Produksi asam laktat dilakukan dengan menggunakan proses inkubasi dan fermentasi. Kondisi inkubasi adalah suhu 30°C, konsentarsi glukosa 20g/L, putaran 200 rpm dan waktu inkubasi selama 14 jam. Kondisi fermentasi adalah pH 5.5, suhu 30°C, konsentarsi glukosa 40 g/L, putaran 200 rpm, waktu inkubasi selama 24 jam dan dalam kondisi anaerobik. Analisa glukosa dan asam laktat menggunakan alat instrumen HPLC. Produktivitas asam laktat tertinggi 4,46 g/L/jam didapatkan dari hasil fermantasi dengan menggunakan Lactobacillus plantarum. Kata kunci: bakteri asam laktat, fermentasi batch, Lactobacillus, Weisella.