Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2, No. 2 April 2022, Hal. 143-147 DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpmi.420 P-ISSN 2775-3034 | E-ISSN 2775-3026 143 Penyuluhan Potensi Ekonomis Ekstrak Lengkuas Sebagai Bahan Campuran Kopi di Desa Sukamulya Kecamatan Sematang Borang Palembang Selvia Aprilyanti* 1 , Faizah Suryani 2 , Winny Andalia 3 , Irnanda Pratiwi 4 , Mahmud Basuki 5 1,2,3,4 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang, Indonesia 5 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar, Indonesia *e-mail: selvia1704@univ-tridinanti.ac.id 1 , faizahsuryani.fs@gmail.com 2 , winnyandalia90@gmail.com 3 , nanda101084@gmail.com 4 , mahmudbasuki@utu.ac.id 5 Abstrak Kelurahan Karya Mulya Kecamatan Sematang Borang merupakan salah satu daerah penghasil tanaman lengkuas di Kota Palembang. Lengkuas, laos atau kelawas merupakan jenis tumbuhan umbi- umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Lengkuas bermanfaat untuk meredakan nyeri sendi, misalnya pada kasus osteoarthritis atau rheumatoid arthritis. Kopi Lengkuas merupakan campuran antara serbuk kopi dan bubuk lengkuas yang diproduksi sebagai salah satu inovasi di bidang agroindustri pengganti produk jamu yang biasanya memiliki cita rasa pahit. Potensi ekonomi kopi lengkuas cukupbesar, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyaraka di Kelurahan Karya Mulya Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat dengan metode penyuluhan potensi ekonomis ekstrak lengkuas sebagai bahan campuran kopi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah dan potensi dari tanaman lengkuas yang cukup melimpah di Kelurahan Karya Mulya. Dari hasil kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengolah tanaman lengkuas menjadi kopi lengkuas sebagai produk inovatif dan minuman kesehatan yang dapat dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat. Kata kunci: Inovasi, Kopi, Lengkuas, Minuman. Abstract Karya Mulya Village, Sematang Borang District, is one of the galangal producing areas in Palembang City. Galangal, laos or kelawas is a type of tuber plant that can live in highland and lowland areas. Galangal is useful for relieving joint pain, for example in cases of osteoarthritis or rheumatoid arthritis. Galangal coffee are mixture of coffee powder and galangal powder which is produced as one of the innovations in the agro-industry to replace herbal products which usually have a bitter taste. The economic potential of galangal coffee is quite large, but has not been utilized optimally by the community in Karya Mulya Village, Sematang Borang District. Palembang city. Through community service activities with the method of counseling the economic potential of galangal extract as a coffee mixture, the community can use it to increase the added value and potential of the abundant galangal plant in Karya Mulya Village. From the results of this service activity, it can increase public interest in processing galangal plants into galangal coffee as an innovative product and health drink that can be consumed in daily life and become a source of livelihood for the local community. Keywords: Beverages, Coffee, Galangal, Innovation. 1. PENDAHULUAN Menurut data CBI Market Intelejen (2015), kawasan Asia merupakan kawasan utama penghasil rempah-rempah di dunia dan salah satunya adalah negara Indonesia. Rempah-rempah juga memliki peran penting dalam kehidupan bangsa Indonesia [1]. Salah satu tanaman rempah- rempah yang terkenal di Indonesia adalah tanaman lengkuas atau dalam bahasa latinnya (Alpinia galanga). Lengkuas merupakan salah satu komoditi daerah kota Palembang terutama di Kelurahan Karya Mulya Kecamatan Sematang Borang. Lengkuas atau Laos (Alpinia galanga) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah [2]. Biasanya tumbuh dalam rumpun yang rapat. Batangnya tegak, tersusun oleh pelepah-