7
Copyright © 2020, MARLIN Marine and Fisheries Science Technology Journal
___________________
Korespondensi penulis:
e-mail: dwidya1913@gmail.com
MARLIN
Marine and Fisheries Science Technology Journal
Tersedia online di: http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/marlin
e-mail:jurnal.marlin@gmail.com
Volume 1 Nomor 1 Februari 2020
p-ISSN: 2716-120X
e-ISSN: 2715-9639
Analisis Proksimat Keong Mas dari Poklahsar Maju Jaya, Tegal (Pangestika, W., et al)
ANALISIS PROKSIMAT KEONG MAS DARI POKLAHSAR MAJU JAYA, TEGAL
ANALYSIS OF PROCSIMATES OF THE MASK CONCH
FROM POKLAHSAR FORWARD JAYA, TEGAL
Widya Pangestika*
1
, Satriya Abrian
1
, Nita Nita
1
dan Sunan Wijaya
1
1
Program Studi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Jl. Raya Babakan KM. 02
Pangandaran, 46396- Jawa Barat, Indonesia
Teregistrasi I tanggal: 06 Januari 2020; Diterima setelah perbaikan tanggal: 01 Februari 2020;
Disetujui terbit tanggal: 03 Februari 2020
ABSTRAK
Poklahsar Maju Jaya yang berlokasi di Tegal memproduksi banyak produk olahan perikanan. Salah satu
produk olahan perikanan yang menjadi andalan pada Poklahsar ini adalah Keong Mas. Keong Mas termasuk ke
dalam value added product yang diolah dengan menggunakan bahan baku daging ikan giling. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan Keong Mas sebagai value added product, dan mengetahui
nutrisi produk Keong Mas melalui analisis proksimat pangan. Terdapat dua jenis data dalam penelitian ini,
antara lain: data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung, sementara data
sekunder diperoleh melalui hasil analisis proksimat yang dilakukan oleh Poklahsar Maju Jaya. Metode analisis
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Jenis ikan yang digunakan oleh Poklahsar Maju
Jaya untuk membuat produk olahan berupa Keong Mas adalah Ikan Swangi (Priacanthus tayenus). Jenis ikan ini
banyak tersedia di perairan Tegal sehingga memudahkan untuk pengolahan yang berkelanjutan. Proses pengolahan
Keong Mas terdiri dari beberapa tahapan, antara lain: penerimaan bahan baku, pencucian, thawing, pencampuran
dan pengadonan, pembentukan, pemasakan, pendinginan, sortasi, pengemasan dan pelabelan, penyimpanan,
dan pemuatan. Berdasarkan hasil analisis proksimat, diketahui bahwa kadar air merupakan komponen penyusun
yang paling tinggi di dalam produk Keong Mas, yaitu sebesar 55.28%, dan disusul dengan kadar karbohidrat total
adalah 34.90%. Apabila dibandingkan dengan SNI 7656:2013, maka gizi dalam produk Keong Mas memenuhi
standar yang telah ditentukan.
Kata Kunci: Analisis Proksimat; Keong Mas; Poklahsar Maju Jaya; Value Added Product
ABSTRACT
Poklahsar Maju Jaya, located in Tegal, produces many processed fishery products. One of the featured
processed fishery products in Poklahsar is Keong Mas. Keong Mas is included in the value added product which
is processed by using raw material for ground fish meat. This study aims to determine the processing of Keong
Mas as a value added product, knowing the nutrition of Keong Mas through proximate analysis. There are two
types of data in this study, including primary data and secondary data. Primary data were obtained through direct
observation, while secondary data were obtained through proximate analysis results conducted by Poklahsar
Maju Jaya. The analytical method used in this research is descriptive analysis. The type of fish used by Poklahsar
Maju Jaya to make Keong Mas is Swangi (Priacanthus tayenus) fish. This type of fish is widely available in Tegal
waters making it easier for sustainable processing. Processing of Keong Mas consists of several stages,
including: receipt of raw materials, washing, thawing, mixing and mixing, forming, cooking, cooling, sorting,
packaging and labeling, storage, and loading. Based on the results of proximate analysis, it was known that
water content was the highest constituent component in Keong Mas, which was equal to 55.28%, and followed
by carbohydrate level, which was equal to 34.90%. When being compared to SNI 7656:2013, the nutrition in
Keong Mas met the specified standards.
Keywords: Proximate Analysis; Keong Mas; Poklahsar Maju Jaya; Value Added Product
DOI: http://dx.doi.org/10.15578/marlin.V1.I1.2020.7-15