Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1, Juni 2020 Hal. 105-117 105 10.24176/jpp.v2i1.4310 http://jurnal.umk.ac.id/index.php/JKP prakarsa@umk.ac.id ISSN 2620-9780 (Online), 2621-5039 (Cetak) Faktor – Faktor Pembentuk Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Dalam Ekstrakurikuler Pramuka Retno Wulan Ningrum 1 , Erik Aditia Ismaya 2 , Nur Fajrie 3 Universitas Muria Kudus 1,2,3 e-mail: rwnretno@gmail.com 1 , erik.aditia@umk.ac.id 2 , nur.fajrie@umk.ac.id 3 Info Artikel Abstract Sejarah Artikel Diterima: 12 Maret 2020 Revisi: 13 April 2020 Disetujui: 25 Mei 2020 Dipublikasikan: 31 Juni 2020 This study aims to analyze the process of: 1) Formation of discipline character applied by the school in scout extracurricular activities. 2) Factors forming discipline and responsibility in scout extracurricular activities. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques used in this study are observation, in-depth interviews, photography and recording. Subjects studied were elementary school students of Muslimulan NU Kudus V grade in 2019/2020 school year who participated in scout extracurricular activities. The type of research used is descriptive qualitative. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study note that the process of forming the character of the discipline and responsibilities of students in scouting activities is by the existence of various forms of activities that are interesting, challenging and fun. Like games, rigging, semaphores, morse, outbound, etc. Factors that shape the character of discipline and responsibility are divided into two factors. The first is internal factors; from oneself, the second external factor; from the school, family and community environment. Discipline and responsibility are two things that are mutually sustainable, so discipline can shape responsibilities and responsibilities can foster discipline. Artikel ini dapat diakses secara terbuka dibawah lisensi CC-BY-SA Keyword Character Building Discipline Responsible Boy Scout Extracurricular Pendahuluan Disiplin menjadi salah satu tujuan dari adanya pembentukan karakter baik seseorang atau peserta didik. Adanya kedisiplinan yang tertanam pada diri seseorang melahirkan suatu sikap tanggung jawab yang besar. Baik tanggung jawab pada diri sendiri maupun tanggung jawab pada orang lain. Kedisiplinan yang mendarah daging pada diri peserta didik merupakan perwujudan dari tercapainya salah satu tujuan pendidikan. Pendidikan tidak melulu mengenai kecerdasan intelektual namun juga kecerdasan emosional dan perilaku yang terkontrol. Kedisiplinan berkontribusi besar dalam pembentukan watak dan perilaku peserta didik. Dengan memiliki perilaku disiplin, seorang anak atau peserta didik cenderung lebih mandiri dan tidak manja tanggung jawabnya untuk selalu patuh pada aturan sangatlah besar. Mustari dalam (Evayanti, 2018: 302) menyebutkan bahwa disiplin merupakan perilaku yang menunjukkan kepatuhan seseorang terhadap suatu tatanan tertentu melalui aturan yang berlaku. Disiplin berperan penting dalam menentukan kesuksesan belajar peserta didik dan banyak manfaat lain yang dapat diambil apabila peserta didik menerapkan kedisiplinan. Pembentukkan karakter atau kepribadian disiplin peserta didik harus ditanamkan sejak dini, baik dilingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah. Upaya sekolah dalam menerapkan atau menanamkan sikap disiplin tersebut adalah melalui kegiatan kokurikuler dan atau ekstrakurikuler. Seperti halnya di SD Unggulan Muslimat NU Kudus, upaya dalam membentuk karakter disiplin peserta didik tak hanya dilakukan ketika kegiatan belajar mengajar di kelas, namun juga melalui kegiatan ekstrakurikuler. Di SD Unggulan Muslimat NU Kudus ada beberapa kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya ada tari, rebana, silat, les bahasa mandarin, pramuka, dan masih banyak lagi.