Mengurai ingatan kolektif suara perempuan Maluku dua generasi di Belanda ................................................. Indira Ismail 65 Mengurai ingatan kolektif suara perempuan Maluku dua generasi di Belanda dalam Mentjari Djalan Sendiri Indira Ismail Universitas Indonesia Depok, Jawa Barat, Indonesia Email: Indira.ismail@ui.ac.id Abstract Remembering is a social action that cannot be separated from the context of the identity of both individuals and groups with the same background. Interpretation and reinterpretation of self-image, individual and group identities emerge from fragments of memories regarding events that occurred in the past. This study aims to show the representation of self- identity as a Moluccan in the collective memory of the first and second generation Moluccan women in the Netherlands. This research uses descriptive analytical method and literature study using Halbwachs (1980) approach, regarding the memory of social actions which are not only personal in nature but adhere to its collective and dynamic nature as well as a basic form of identity. The results of this study show that there are three elements of collective memory presented by the first and second generations of Moluccan women, namely interpreting the first generation as a rigid and hard generation, the Moluccan camps in the Netherlands are considered as the 'space' of Maluku as well as Maluku's inferiority in front of the Netherlands, Moluccan women are fighters and mediators in the family. This study also shows how the two generations interpret their identity: the first generation feels like Moluccans, while the second generation is in chaos of dual identity: Moluccan’s and Netherlands. Keywords: collective memory, Maluku women, the Moluccan diaspora in the Netherlands, KNIL, identity Abstrak Upaya mengingat merupakan suatu tindakan sosial yang tidak terlepas dari konteks identitas baik individu maupun kelompok dengan latar belakang yang sama. Pemaknaan dan pemaknaan ulang atas citra diri, identitas individu dan kelompok muncul dari fragmen-fragmen ingatan mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lalu. Penelitian ini bertujuan mengurai representasi identitas diri sebagai orang Maluku dalam ingatan kolektif perempuan generasi pertama dan generasi kedua diaspora Maluku di Belanda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dan studi pustaka dengan pendekatan Halbwachs (1980) mengenai ingatan tindak sosial yang tidak hanya bersifat pribadi namun berpegang pada sifatnya yang kolektif dan dinamis sekaligus sebagai suatu bentukan dasar dari identitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terangkum tiga elemen ingatan kolektif yang dihadirkan oleh perempuan Maluku generasi pertama dan kedua, yaitu memaknai generasi pertama sebagai generasi yang kaku dan keras, kamp-kamp Maluku di Belanda dianggap sebagai ‘ruang’ Maluku sekaligus inferioritas Maluku atas Belanda, perempuan Maluku adalah pejuang dan mediator dalam keluarga. Penelitian ini juga memperlihatkan cara kedua generasi memaknai identitas: generasi pertama tetap merasa sebagai orang Maluku, sementara generasi kedua berada dalam chaos identitas ganda, Maluku dan Belanda. Kata kunci: ingatan kolektif, perempuan Maluku, diaspora Maluku di Belanda, KNIL, identitas PENDAHULUAN Lebih dari 70 tahun yang lalu orang-orang Maluku telah memulai hidup di Belanda dan berkembang menjadi sebuah diaspora. Diaspora Maluku dalam jumlah besar pertama kali tiba di Belanda dengan menumpang sepuluh kapal 1 dalam 1 Sepuluh kapal yang tiba di Belanda antara bulan Maret-Juni 1951 yaitu, Kota Inten, Atlantis, Roma, Castel Bianco, New sebelas pelayaran antara bulan Maret-Juni 1951. 2 Orang-orang Maluku yang berangkat menuju Belanda ini terutama merupakan kelompok bekas pasukan KNIL (Koninklijk Nederlands Indische Leger) dan pasukan Koninklijke Marine beserta keluarga yang seluruhnya berjumlah sekitar 12.500 Australia, Somersetshire, Groote Beer, Skaubryn, Asturias, Fairsea, dan Goya. (Pessireron, 2003). 2 Pessireron 2003 PUSTAKA Vol. 22, No.2 • 65 – 74 Terakreditasi Sinta-5, SK No: 105/E/KPT/2022 p-ISSN: 2528-7508 e-ISSN: 2528-7516