1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa dewasa awal orang cenderung akan membangun hubungan dekat dengan lawan jenisnya, pada masa ini pula orang akan mulai tertarik lebih mendalam dengan lawan jenis. Seorang akan memutuskan untuk menjalani hubungan yang lebih jauh yaitu dengan pernikahan. Pernikahan tidak hanya tergantung pada ketertarikan semata antara lawan jenis, namun banyak hal yang mempengaruhinya seperti halnya kesamaan dalam cara pandang, kesesuaian agama, dan rasa nyaman ketika bersama. Seorang cenderung akan menentukan beberapa kriteria untuk menyeleksi lawan jenis yang akan dijadikan pasangan. Windratie (2015) mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian yang oleh Shakelford, Schmitt, dan Buss mengatakan laki-laki cenderung mencari pasangan yang menarik secara fisik dan sehat. Sementara, perempuan cenderung memilih pasangan berdasarkan status dan apa yang dimilikinya, misalnya laki-laki yang berpendidikan, dapat diandalkan, dan cerdas. Windratie (2015) mengutip tulisan yang berbeda oleh Lunch Actually tentang singles dating habits terhadap para lajang di Singapura, Malaysia, Hong Kong dan Indonesia, ada tiga cara yang mereka lakukan untuk mencari cinta. Setyanti (2015) mengungkapkan bahwa bagi pria, kriteria perempuan yang menarik perhatian mereka dengan cepat adalah wajah yang cantik dan tubuh yang seksi. Setelah kedua ciri fisik ini, pria terpikat dengan perempuan yang punya hati dan kepribadian baik. Sedangkan Untuk perempuan, pekerjaan dan pendapatan yang sempurna adalah hal yang paling utama memikat mereka. Di peringkat brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by UMS Digital Library - Selamat datang di UMS Digital Library