p-ISSN: 2598-1218 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021 e-ISSN: 2598-1226 DOI : 10.31604/jpm.v4i1.123-130 MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat│123 DIGITAL MARKETING UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BINAAN YAYASAN SOKOGURU UNGARAN Ragil Saputra, Eko Adi Sarwoko, Dinar Mutiara KN, Rismiyati, Edy Suharto Departemen Ilmu Komputer/Informatika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro ragil.saputra@live.undip.ac.id. Abstract The Sokoguru Foundation is a non-governmental organization (NGO), with one of its activities to empower the communities. After interviewing with the foundation managers and a survey of the community member, the results show that the ability to do entrepreneurship online is essential for the community. Therefore, the community services team provides training for the community about social media use, especially using Instagram to do digital marketing. This community service activity methodology uses a Participatory Rural Approach in the form of training and mentoring. The service is carried out in 3 stages: preparation, training, and evaluation. Preparation is done by seeking information on material requirements for training. The training stage is carried out using an online system with Zoom Meeting (due to COVID-19 19 pandemic). Next, the training is filled with a presentation from the community service's team, question and answer, and sharing experiences. This service activity's evaluation results add new knowledge for participants (100%), usefulness (52.6%: beneficial, 47.4%: useful). As well as increasing interest in online marketing by 73.7%, from the previous 57%. Apart from scientific articles, this activity's output is in the form of training modules, articles on the Kompas mass media, and video documentation on the YouTube channel. Keywords: empowering the communities, digital marketing, social media, Instagram. Abstrak Yayasan Sokoguru merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dengan salah satu kegiatannya adalah sebagai tempat pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan hasil wawancara dengen pengelola yayasan dan survey terhadap masyarakat binaan, diperlukan kemampuan untuk berwirausaha secara online. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim pengabdian memberikan pelatihan pemanfaatan sosial media khususnya Instagram untuk melakukan digital marketing. Metodologi kegiatan pengabdian ini menggunakan Partisipatori Rural Approach berupa pelatihan dan pendampingan. Pengabdian dilaksanakan melalui 3 tahapan: persiapan, pelatihan dan evaluasi. Persiapan dilakukan dengan menggali informasi kebutuhan materi untuk pelatihan. Tahap pelatihan, dikarenakan pada suasana pandemi dilakukan dengan sistem daring dengan Zoom Meeting. Pelatihan diisi dengan penyampaian materi, tanya jawab dan sharing pengalaman. Hasi evaluasi, kegiatan pengabdian ini menambah pengetahuan baru bagi peserta (100%), kebermanfaatan (52,6% : sangat bermanfaat, 47,4% : bermanfaat). Serta meningkatkan minat untuk melakukan pemasaran online sebesar 73,7% dari sebelumnya 57%. Output kegiatan ini selain artikel ilmiah, juga berupa modul pelatihan, artikel pada media masa kompasiana, dan dokumentasi video di channel youtube. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, digital marketing, sosial media, Instagram