E-ISSN: 2621-4695 Jurnal EK&BI, Volume 4, Nomor 1 Juni 2021 ISSN: 2620-7443 DOI 10.37600/ekbi.v4i1.228 384 PENGARUH BRAND LOVE TERHADAP BRAND LOYALTY DAN WILLINGNESS TO PAY PREMIUM PRICE (Studi Pada Konsumen Starbucks di Kota Surabaya) M. Ivan Efendi 1) , Siti Ning Farida 2) 1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur email: ivan.efendi019@gmail.com 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur email: siti_farida.adbis@upnjatim.ac.id Abstract Brands have an important role for the continuity of a business, because current and future marketing is a competition between brands to seize consumers through brands. Brand love is a market phenomenon that refers to the deep or intense emotions a customer experiences in relation to a particular brand. This emotional attachment can later make consumers loyal to a brand. This study aims to determine the effect of brand love on brand loyalty and willingness to pay premium price of Starbucks consumers in Surabaya. The research method used is quantitative methods. The population in this study were Starbucks consumers in Surabaya. The number of samples used was 100 respondents using purposive sampling method. The data testing method used are validity and reliability test. The data analysis technique used is the structural equation model partial least square (SEM PLS). Calculation of data using Smart PLS ver. 3. Based on the research results, it can be seen that brand love has a positive effect on brand loyalty, brand loyalty has a positive effect on willingness to pay premium price, and brand love has a positive effect on willingness to pay premium price for Starbucks consumers in Surabaya. Keywords: Brand Love, Brand Loyalty, Willingness to Pay Premium Price 1. PENDAHULUAN Saat ini industri makanan dan minuman di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat setiap tahunnya. Pertumbuhan yang berlangsung dalam industri ini berimbas pada semakin berkembangnya bisnis di bidang makanan dan minuman di Indonesia. Berbagai jenis restoran dan kafe semakin banyak jumlah dan jenisnya. Salah satu jenis bisnis yang sedang berkembang saat ini adalah bisnis kedai kopi atau sering disebut dengan nama coffee shop. Coffee shop adalah tempat yang menyediakan berbagai macam jenis kopi dan minuman non alkohol lainnya yang disajikan dalam suasana yang santai, tempat yang nyaman, dan dilengkapi dengan iringan musik, baik lewat pemutar musik atau pun live music, menyediakan televisi dan bacaan, desain interior bangunan yang khas, pelayanan yang ramah, dan beberapa di antaranya menyediakan layanan koneksi internet nirkabel [1] . Bisnis kedai kopi di Indonesia diperkirakan terus meningkat seiring naiknya konsumsi domestik kopi Indonesia. Perkembangan industri kopi yang terjadi saat ini telah memberikan perubahan pada gaya hidup masyarakat Indonesia, dimana budaya konsumsi kopi telah bergeser dari sekedar tuntutan selera dan kebutuhan, menjadi bagian dari gaya hidup itu sendiri [2] . Kedai kopi di Indonesia kini mulai beragam mulai dari yang berasal dari luar negeri seperti Starbucks, J.Co dan Coffee Bean & Tea Leaf maupun kedai kopi asli Indonesia seperti Excelso dan Ngopi Doeloe, yang menawarkan kopi dengan cita rasa khas Indonesia. Starbucks merupakan kedai kopi atau coffe shop yang berasal dari Amerika yang telah memiliki ribuan gerai yang tersebar di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Starbucks menawarkan berbagai jenis kopi dan olahan kopi seperti kopi hitam, cappuccino, frapucino, serta berbagai makanan ringan lainnya. Tren kedai kopi yang semakin populer tentu membawa pengaruh tersendiri pada keadaan bisnis di bidang ini. Fenomena munculnya berbagai kedai kopi baru dengan berbagai konsep yang unik dan berbeda tentu