Volume 14, Nomor 2 Versi online: http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jmts/article/view/3700 Optimalisasi Waktu Penyelesaian Pekerjaan Proyek Konsultan Pengawasan pada Dinas Pekerjaan Umum di Kota Tarakan | 105 OPTIMALISASI WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN PROYEK KONSULTAN PENGAWASAN PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DI KOTA TARAKAN Optimization of Completion Time Job In Monitoring Project Consultants In The City Department Of Public Works of Tarakan Achmad Syaihu 1 , M. Ruslin Anwar 2 , Alwafi Pujiraharjo 3 1,2,3 Jurusan Teknik Sipil Program Magister, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang Jl. MT. Haryono No. 167 Malang, 65145, Jawa Timur E-mail: bay_teguh@yahoo.com Abstract The research aimed at knowing the optimal time of the project work and supervision. Project in general has deadline, it means project should be completed before or exactly at the determined time. Beside that the delay has consequences of the loss of other supervision works, while for the owner, the delay in the project completion will cause the bad notes, so the use of project development yield will be delayed. With PERT and CPM method able to determine the network planning in a project stage by stage in series to complete the project. With time schedule able to arrange network planning and determine the back and forth of the and the sag time. The analysis of the implementation and supervision that is taken from three field of irrigation, highways, and urban planning consist of 120 days of calendar, 150 days of calendar, and 360 days of calendar. It can be optimized to be 91 days of calendar, 118 days of calendar and 280 days of calendar and the irrigation, highways and urban planning of supervision able to complete 104 days of calendar, 134 and 300 days of calendar, the conclusion of the research, the three time optimal fields able to complete the work, the Z = (99.99%, 98.98%, and 99.99%) and supervision able to complete in the field the project work exactly at the determined time (95.91%, 93.94% and 99.99% ). Keywords: time optimization, PERT, and CPM Abstrak Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimal pekerjaan proyek dan pengawasan. Proyek pada umumnya memiliki batas waktu (deadline), artinya proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Selain itu adanya keterlambatan berakibat kehilangan peluang pekerjaan pengawasan lain. adapun bagi owner keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek akan menyebabkan catatan yang tidak baik, sehingga penggunaan hasil pembangunan proyek menjadi mundur atau terlambat. Dengan metode PERT dan CPM dapat menentukan lintasan kritis (network planning) dalam suatu kegiatan proyek tahap demi tahap secara berurutan untuk penyelesaian kegiatan proyek tersebut.Dengan time schedule dapat menyusun network planning dan menentukan hitungan maju mundur dan kelongaran waktu.Hasil analisa pelaksanan dan pengawasan yang diambil tiga bidang PSDA,Bina Marga dan Cipta Karya terdiri dari 120 hari kalender,150 hari kalender dan 360 hari kalender. Dapat optimalisasi waktu fisik menjadi 91 hari kalender menjadi 118 dan menjadi 280 hari kalender dan Bidang PSDA, Bina Marga dan Cipta Karya pengawasan dapat menyelesaikan 104 hari kalender, 134 dan 300 hari kalender,kesimpulan dari penelitian ini ketiga bidang Optimal waktu dapat menyelesaikan pekerjaan,nilai Z= (99.99%, 98.98%, and 99.99%) dan pengawasan dapat meyelasaikan dilapangan kegiatan proyek tepat pada waktu yang telah ditentukan (95,91%, 93,94%, 99,99%). Kata kunci : Optimalisasi Waktu.PERT dan CPM PENDAHULUAN Proyek pada umumnya memiliki batas waktu (deadline), artinya proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Berkaitan dengan masalah proyek ini maka keberhasilan pelaksanaan sebuah proyek tepat pada waktunya merupakan tujuan yang penting baik bagi pemilik proyek