eISSN 2776-3161
© 2021 Penulis. Dibawah lisensi CC BY-SA 4.0. Ini adalah artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah ketentuan
Creative Commons Attribution (CC BY), yang mengizinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi tanpa batas dalam
media apa pun, selama penulis dan sumber aslinya disebutkan. Tidak diperlukan izin dari penulis atau penerbit.
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES
Volume 1 (2), 75-80
http://dx.doi.org/10.52365/jond.v1i2.358 http://jurnal.poltekkesgorontalo.ac.id/
Pemanfaatan Tumbuhan Obat Sebagai Ramuan Tradisional
pada Ibu Nifas di Wilayah Kecamatan Mentok Kabupaten
Bangka Barat Tahun 2020
Eva Dewi R Purba
1
, M Seto Sudirman
1
, Rachmawati Felani Djuria
1
1
Polteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pangkalpinang;
*Corresponding Author :
Eva Dewi R Purba
Polteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pangkalpinang
capri.ivo@gmail.com
Abstrak: Banyak jenis tumbuhan yang dapat dieksplorasi sebagai bahan obat tradisional. Salah satu
penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional adalah ramuan herbal untuk ibu nifas. Penyehat
tradisional (Hatra) menggunakan ramuan herbal dalam pengobatan pada ibu nifas ada yang telah
menyiapkan ramuan herbal tersebut dalam bentuk sediaan obat siap pakai (bentuk sediaan padat
seperti pil, serbuk dan parem). Penggunaan jamu atau herbal hendaknya memperhatikan aspek
pengawasan peredaran dan pengawasan obat tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat berupa pelatihan
pembuatan obat tradisional serta pemberian informasi terkait pendaftaran dan ijin edar Obat
Tradisional. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pemberian penyuluhan, diskusi
dan pelatihan pembuatan obat tradisional dalam pengobatan ibu masa nifas. Hasil Kegiatan
pengabdian ini menghasilkan 4 obat tradisional jamu bersalin yakni parem perut dan parem badan
untuk membersihkan kotoran/darah kotor, jamu seduh untuk menghilangkan pegel-pegel/
meningkatkan stamina dan jamu seduh untuk menghindari masuk angin. Kesimpulan kegiatan
pengabdian efektif dalam meningkatkan ketrampilan dalam pembuatan obat tradisional jamu
bersalin dan meningkatkan jumlah masyarkat yang mengetahui cara pembuatan jamu bersalin
tersebut yang selama ini hanya turun menurun dalam satu keluarga saja.
Keywords: Mentok, Nifas, Obat tradisional.
1. Pendahuluan
Kesehatan manusia merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi
dan salah satu penunjang pelayanan kesehatan adalah obat. Pada dasarnya fungsi obat
adalah untuk menyelamatkan jiwa, memulihkan atau memelihara kesehatan. Salah satu
obat yang mudah didapat oleh semua lapisan masyarakat adalah obat tradisional
(Ahmad dan Sulistyowati, 2014).
Peningkatan penggunaan obat dari tanaman berkhasiat akhir-akhir ini
menunjukkan bahwa pengobatan ini dipercaya manfaatnya. Hal lain yang menyebabkan
Artikel Pengabmas