ISSN: 2087-1716 Jurnal Ilmiah ILKOM Volume 8 Nomor 3 (Desember 2016) 167 SISTEM MANAJEMEN DATA MONOGRAFI DI KELURAHAN SIDODADI Anton Yudhana 1 , Rusydi Umar 2 , Faza Alameka 3 1 eyudhana@mti.uad.ac.id, 2 rusydi@mti.uad.ac.id, 3 faza.alameka@gmail.com 1,2,3 Universitas Ahmad Dahlan Abstrak Kelurahan merupakan salah satu lembaga yang mempunyai peranan penting dalam pemerintahan. Salah satu instansi pemerintahan yang dituntut dalam memperbaharui data monografi wilayahnya yaitu kelurahan Sidodadi yang berada pada kecamatan Samarinda ULU. Manfaat data monografi adalah mempermudah pihak yang ingin memerlukan informasi dan data dari suatu wilayah khususnya data monografi kelurahan Sidodadi. Dalam penelitian ini dijelaskan tentang perancangan dan pengembangan data monografi. Dalam pengembangan sistem ini penulis menggunakan pendekatan Model Incremental yang setiap tahapan-tahapan tersebut dilakukan secara berurutan. Setiap bagian yang sudah selesai dilakukan testing kemudian dikirim kepada pemakai untuk langsung dapat digunakan. Pembuatan sistem ini menggunakan Sistem Informasi terintegrasi server-side berbasis website yang memungkinkan pengembangan sistem yang dinamis dengan reusability. Data disimpan dalam bentuk database, sehingga mempunyai efisiensi dan integritas yang tinggi. Pengembangan dan perubahan sistem dapat dilakukan dengan mudah dan terpusat pada sisi server. Sedangkan program aplikasi tidak perlu diinstall dan didistribusikan kepada setiap client atau web browser. Kata kunci: Kelurahan, Monografi, Database, Website. Copyright © 2016 -- Jurnal Ilmiah ILKOM -- All rights reserved. 1 Pendahuluan Kecamatan Samarinda Ulu merupakan salah satu kecamatan yang terbentuk bersamaan dengan berdirinya Kota Samarinda. Kecamatan ini berada di ujung sebelah barat dari posisi geografis Kota Samarinda. Kecamatan Samarinda Ulu merupakan salah satu pusat Kota Samarinda karena banyaknya sarana dan prasarana yang tersedia di wilayah kecamatan ini.[1] Pada tahun 2013, luas wilayah Kecamatan Samarinda Ulu seluas 22,12 km2. Wilayah terluas berada di Kelurahan Jawa yakni sebesar 34,72 persen dari luas wilayah Kecamatan Samarinda Ulu. Pada tahun 2013, kelurahan di wilayah Kecamatan Samarinda Ulu berjumlah kelurahan, antara lain Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kelurahan Jawa, Kelurahan Dadi Mulya, Kelurahan Sidodadi, Kelurahan Gunung Kelua, Kelurahan Air Putih, Kelurahan Air Hitam, dan Kelurahan Bukit Pinang. Berbeda dengan tahun 2010 yang masih berjumlah 9 kelurahan, tetapi sejak tahun 2011, Kelurahan Bugis bukan merupakan bagian dari Kecamatan Samarinda Ulu. [1] Kelurahan merupakan salah satu lembaga yang mempunyai peranan penting dalam pemerintahan dan penyelenggaraan administrasi kemasyarakatan. Salah satu instansi pemerintahan yang dituntut terus memperbaharui data monografi wilayahnya adalah Kelurahan Sidodadi. Penyusunan data monografi kelurahan ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Monografi Desa dan Kelurahan. [2] Dalam perancangan sistem manajemen data monografi ini, akan dirancang dengan Sistem Informasi terintegrasi server-side berbasis web yang memungkinkan pengembangan sistem yang dinamis dengan reusability. [3] Data disimpan dalam bentuk database, sehingga mempunyai efisiensi dan integritas yang tinggi. Pengembangan dan perubahan sistem dapat dilakukan dengan mudah dan terpusat pada sisi server. Sedang program aplikasi tidak perlu di install dan didistribusikan kepada setiap client atau web browser. [3] Kelurahan Sidodadi sudah saatnya memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat memudahkan semua pihak yang berkepentingan dengan data monografi di kelurahan Sidodadi tersebut. 2 Landasan Teori 2.1. Kota Samarinda Kota Samarinda merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur, serta kota terbesar di Kalimantan Timur. Seluruh wilayah kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda dapat dicapai dengan perjalanan darat, laut ataupun udara. Dengan sungai Mahakam membelah di tengah Kota Samarinda,[4] yang menjadi “Gerbang” menuju