1 Rakhmanita, Purwanto, Rukhayah, Rahman, Duplikasi Bentuk Bangunan… https://doi.org/10.35760/dk.2021.v20i1.4453 DUPLIKASI BENTUK BANGUNAN PADA RUANG KOTA KOLONIAL SEBAGAI BENTUK EKSISTENSI DIRI MASYARAKAT PRIBUMI DUPLICATION OF BUILDING FORMS IN COLONIAL CITY SPACES AS A FORM OF SELF-EXISTENCE OF INDIGENOUS PEOPLES 1 Rakhmanita, 2 Edi Purwanto, 3 R. Siti Rukhayah , 4 Arief Rahman 1,4 Program Studi Arsitektur, Universitas Gunadarma 2,3 Program Doktor Ilmu Arsitektur dan Perkotaan, Universitas Diponegoro 1 rakhmanita.ug@gmail.com; 2 edipurwanto.lecturer@gmail.com; 3 tututrsiti68@gmail.com, 4 arfrahman@yahoo.com Abstrak Kota kolonial dunia banyak membahas tentang hubungan antara siapa yang dijajah dan siapa yang menjajah dalam konteks penetapan teritori wilayah kekuasaan yang tercermin pada bentuk perkotaannya. Tujuan dari penulisan ini adalah ingin mengetahui perkembangan kota-kota kolonial Belanda di Indonesia dilihat dari sisi masyarakat pribumi serta respon yang diberikan masyarakat pribumi terhadap kota kolonial Belanda. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, serta pengumpulan data dilakukan dengan metode literature review dengan mengeksplor sumber sekunder yaitu literatur elektronik. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa diskusi pendekatan perancangan bangunan selama ini merupakan metode pendekatan yang dilakukan oleh Bangsa Belanda ketika menetap di Indonesia. Pola pikir yang menyatakan bangsa Belanda lebih unggul membuat masyarakat pribumi ingin meniru apapun yang dilakukan bangsa Belanda salah satunya adalah menduplikasi bentuk bangunan mereka memiliki kelas sosial yang sama dan dapat bergaul dengan bangsa Belanda untuk kepentingan dagangnya. Kata Kunci : Kota kolonial, hibridasi, duplikasi bangunan. Abstract The world's colonial cities discuss a lot about the relationship between who is colonized and who is colonizing in the context of determining the territory of the territory that is reflected in its urban form. The purpose of this paper is to find out the development of Dutch colonial cities in Indonesia from the perspective of indigenous people and the response given by indigenous people to Dutch colonial cities. Qualitative methods were used in this study, and data collection was carried out using the literature review method by exploring secondary sources, namely electronic literature. The result of this research is that the discussion of the building design approach has been the approach method used by the Dutch when they settled in Indonesia. The mindset that states that the Dutch are superior makes the indigenous people want to imitate whatever the Dutch do, one of which is duplicating the form of their buildings having the same social class and being able to get along with the Dutch for their trade interests. Keywords: Colonial city, hybridization, duplication of buildings. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Gunadarma University: Ejournal UG