JMS – Indonesian Journal On Medical Science – Volume 9 No. 1 – Januari 2022 ISSN 2355-1313 (Print) 2623-0038 (Online) - ijmsbm.org 98 Efektivitas Penggunaan Birthball Untuk Mengurangi Intensitas Nyeri Persalinan Kala I The Effectiveness of Using Birthball To Reduce Pain Intensity First Stage of Labor Siti Farida 1 , Sri Wahyuningsih Nugraheni 2 1, 2 Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Duta Bangsa Surakarta siti_farida@udb.ac.id,sri_wahyuning@udb.ac.id https://doi.org/10.55181/ijms.v9i1.359 Abstract: Visceral pain experienced by women in labor in the first stage of labor is caused by cervical changes and uterine ischemia. In the first stage of the latent phase, cervical effacement occurs, while in the first stage of active and transitional phases, cervical dilatation occurs and the lowest area of the fetus descends. Birthball (birth ball) is a physical therapy or simple exercise using a ball which, if performed on first-stage inpartum mothers, can help progress in labor and reduce pain. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of birthballs in reducing the intensity of labor pain in the first stage. This type of research was a quasi-experimental design with a pretest-posttest group design, namely by comparing 1 group with 2 treatments, namely pretest and posttest in the form of measuring effectiveness before and after use. birthball on the intensity of labor pain in the first stage in the group. The sample in this study was the first stage of physiological maternity women who met the inclusion criteria as many as 28 people. The results of statistical tests obtained a p value of 0.00 so it can be concluded that there is a significant difference in the intensity of labor pain in the first stage before and after the use of a birthball with an average value of the intensity of labor pain in the first stage before the use of a birthball, which is 5.54 and after the use of a birthball. of 3.32 Keywords: The Effectiveness, Birthball, Labor Pain Abstrak: Rasa nyeri viseral yang dialami oleh ibu bersalin pada persalinan kala I disebabkan oleh adanya perubahan serviks dan iskemia uterus. Pada kala I fase laten terjadi penipisan serviks, sedangkan pada kala I fase aktif dan transisi terjadi pembukaan serviks dan penurunan daerah terendah janin. Birthball (bola kelahiran) adalah terapi fisik atau latihan sederhana menggunakan bola yang jika dilakukan pada ibu inpartu kala I dapat membantu kemajuan persalinan dan mengurangi rasa nyeri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penggunaan birthball dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain pretest- postest group design yaitu dengan membandingkan 1 kelompok dengan 2 perlakuan yakni pretest dan postest berupa pengukuran efektivitas sebelum dan sesudah penggunaan birthball terhadap intensitas nyeri persalinan kala I pada kelompok tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin fisiologis kala I yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 28 orang. Hasil uji statistik diperoleh nilai p sebesar 0,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan intensitas nyeri persalinan kala I sebelum dan sesudah penggunaan birthball dengan nilai rata-rata intensitas nyeri persalinan kala I sebelum penggunaan birthball yaitu sebesar 5,54 dan setelah penggunaan birthball sebesar 3,32. Kata kunci: Efektivitas, Birthball, Nyeri Persalinan I. PENDAHULUAN Persalinan adalah proses alamiah yang dialami perempuan, merupakan pengeluaran hasil konsepsi yang telah mampu hidup diluar kandungan melalui beberapa proses seperti adanya penipisan dan pembukaan serviks, serta adanya kontraksi yang berlangsung dalam waktu tertentu tanpa adanya penyulit. Salah satu tanda dan gejala persalinan yaitu timbul rasa nyeri oleh adanya his (kontraksi otot-otot rahim) yang datang lebih kuat, sering dan teratur (Rohani, 2014). Pada akhir kehamilan kadar oxytocin bertambah oleh karena itu timbul kontraksi otot-otot rahim. Oksitosin merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari yang berperan penting yang menyebabkan persalinan dan mempertahankan kontraksi uterus selama proses persalinan (Rohani, 2014). Rasa nyeri viseral yang dialami oleh ibu bersalin pada persalinan kala I disebabkan oleh adanya perubahan serviks dan iskemia uterus. Pada kala I fase laten terjadi penipisan serviks, sedangkan pada kala I fase aktif dan transisi terjadi pembukaan serviks dan penurunan daerah terendah janin. Rasa nyeri berasal dari bagian bawah abdomen dan menyebar ke daerah lumbal punggung dan menurun ke paha. Rasa nyeri viseral hanya terjadi selama kontraksi dan berkurang pada