SISTEM USULAN BIAYA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN DI POLITEKNIK NEGERI KETAPANG Julyan Purnomo Abstrak Dari hasil analisis hirarki proses pembobotan bangunan gedung perkuliahan Politeknik Negeri Ketapang, maka dapat disimpulkan bahwa nilai bobot komponen struktur bangunan (56,94%) > Komponen Arsitektur (26,03%) > Komponen Utilitas (17,02%). Maka dapat disimpulkan bahwa komponen struktur mempuyai skala prioritas yang tinggi jika dilakukan kegiatan pemeliharaan. Nilai Indeks Kondisi bangunan gedung perkulihan sebesar 97,72%. Kondisi fisik bagunan secara keseluruhan masuk dalam zona 1 (70-100 nilai indeks kondisi), dengan langkah penanganan tindakan pemeliharaan yang bersifat segara, digolongkan dalama kerusakan ringan. Gambaran kondisi hanya terjadi kerusakan kecil pada sub elemen plafond, sub elemen cat tembok, sub elemen plesteran dan sub elemen keramik Dari perhitungan rencana anggaran biaya, diketahui bahwa besar biaya yang diperlukan untuk kegiatan pemeliharaan pada bangunan gedung Perkuliahan Politeknik Negeri Ketapang adalah sebesar Rp. 119.929.000 untuk tahun 2017. Dengan tingkat suku bunga (i) dan pertumbuhan biaya pemeliharaan (g) setiap tahun ( i=g ) sebesar 6 %, maka dapat diprediksi biaya pemeliharaan dan perawatan dari tahun 2017 sampai dengan 2032 sebesar Rp. Rp. 4.404.247.532 Kata Kunci: pemeliharaan, analisis hirarki proses, indeks kondisi bangunan, recanan anggaran biaya. Abstrck According to the result of Analytic Hierarchy Process, so it can be concluded that the value of weight building structural components (56,94%) > Architectural Components (26.03%)> Utility Components (17.02%). So, it can be concluded that structural component have a high priority scale if the maintenance is done. Index value of lecture building condition was 97,72%. The overall physical condition building is classified in first zone (70-100 condition index values), with the step to handle the maintenance is immediately, classified as minor damage. The condition only show there was some minor damage in sub element platfond, sub element wall paint, sub element of platering, and sub element of ceramic. activities for the lecture building in Politeknik Negeri Ketapang was about Rp. 119.929.000 in 2017. According to degree of interest rest (i) and the growth of maintance cost (g) for each year ( i=g ) was 6%, so it can be predicted that the costs of maintenance and care from 2017 until 2032 was Rp. 4.404.247.532 Keywords: maintenance, analytic hierarchy process, building condition index, budget plan. CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by Jurnal Teknik Sipil