Vol. XIII Nomor 3 November 2017 Jurnal Teknologi Informasi ISSN: 1907-2430 1 Analisa Faktor Pendukung Pemilihan Obat Untuk Penderita Penyakit Hipertensi Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Sugeng W 1 , Adianto Birowo 2 1,2 Program Studi S1 Sistem Informasi, FST, Universitas Respati Yogyakarta 1 sugeng166oke@gmail.com, 2 adianto@gmail.com INTISARI Obat memiliki berbagai macam jenis, salah satunya adalah obat yang dipakai untuk penderita Hipertensi, yaitu penyakit yang disebabkan oleh terjadinya peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Dengan berbagai macam pilihan obat, maka dapat dimungkinkan terjadinya kesulitan bagi tenaga medis untuk menentukan obat yang tepat sesuai dengan kondisi pasien. Oleh karena itu diperlukan aturan untuk pemilihan obat hipertensi dengan tujuann agar obat yang dipilih dapat sesuai dengan kondisi penderita hipertensi. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) merupakan salah satu dari metode pengambilan keputusan yang menggunakan hierarkhi untuk memecahkan masalah. Langkah awal adalah melakukan wawancara dengan tenaga medis tentang topik yang akan dibahas, yaitu pemilihan obat hipertensi. Selanjutnya menetapkan kriteria dan alternatif sebagai faktor pendukung untuk pemilihan obat hipertensi lalu kemudian dibandingkan dengan tingkat kepentingan secara berpasangan. Hasil perhitungan dengan rumus AHP kemudian dicocokkan dengan perhitungan menggunakan software Expert Choice. Hasil dari penelitian berupa perhitungan kriteria yang menjadi prioritas adalah kriteria kondisi pasien dengan bobot nilai 0.426 dan alternatif yang menjadi prioritas berdasarkan kriteria kondisi pasien adalah obat Amlodipin 10 mg serta Amlodipin 5 mg dengan bobot nilai masing-masing 0.258. Kata Kunci : Hipertensi, Obat Hipertensi, Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). I. PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman sekarang sejalan dengan meningkatnya tuntutan dan kebutuhan masyarakat terutama dalam pelayanan kesehatan yang mencakup tenaga, sarana dan prasarana yang berkualitas. Harapan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas harus diwujudkan dengan berbagai cara dan upaya, antara lain dengan melayani pasien secara maksimal, menyediakan fasilitas perawatan, alat kesehatan dan tentunya berbagai obat yang berkualitas agar pasien dapat terlayani dengan baik. Dalam hal menyediakan obat yang berkualitas harus sesuai dengan kebutuhan pasien karena berbagai macam jenis obat yang selalu bertambah setiap harinya. Salah satunya adalah obat bagi penderita penyakit hipertensi, yaitu penyakit yang sering dikenal dengan tekanan darah tinggi. Banyaknya obat hipertensi yang ditawarkan dapat menimbulkan kesulitan dokter dan tenaga medis untuk memilih obat yang sesuai dengan kondisi penderita hipertensi. Oleh karena itu diperlukan suatu aturan untuk pemilihan obat yang akan diberikan kepada penderita hipertensi sehingga dapat memenuhi persyaratan obat yang efektif, aman dan murah. Pemilihan obat hipertensi yang dilakukan di Puskesmas X Yogyakarta pada saat ini masih tergantung dari rekomendasi dokter, tetapi sebenarnya pemilihan obat dengan cara tersebut seringkali masih kurang efektif, misalnya pemilihan obat hipertensi yang mahal walaupun alternatif obat hipertensi yang aman dan lebih murah juga tersedia. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat membantu dalam pemilihan obat hipertensi secara efektif dan sesuai dengan kondisi penderita hipertensi. Sistem Pendukung Keputusan atau Decision Support System (DSS) adalah sistem yang tepat untuk membantu proses pengambilan keputusan. Dengan sistem pendukung keputusan diharapkan dapat memberikan alternatif solusi terhadap masalah yang terjadi. Sistem pendukung keputusan memerlukan metode untuk mencari alternatif solusinya. Salah satu metode dari sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk